Bisnis / Keuangan
Rabu, 21 Januari 2026 | 08:17 WIB
Ilustrasi perak dan emas [Unsplash/Zlaťáky.cz]
Baca 10 detik
  • Perdagangan logam mulia melonjak signifikan pada Selasa (20/1/2026), di mana emas dan perak mencapai rekor tertinggi sepanjang masa.
  • Analis memproyeksikan emas naik 40% dan perak berlipat ganda pada 2026, pasca kegagalan prediksi signifikan tahun sebelumnya.
  • Kenaikan didorong ketidakstabilan fundamental, terutama manuver Trump menuntut Greenland dan ancaman tarif terhadap Prancis.
  • Isu Greenland: Trump dijadwalkan bertemu dengan sekutu NATO dari Eropa untuk menuntut penyerahan Greenland kepada Amerika Serikat. Media Rusia menyebut ambisi ini sebagai upaya Trump untuk tercatat dalam sejarah pada peringatan 250 tahun deklarasi kemerdekaan AS.
  • Konflik dengan Prancis: Trump melontarkan ancaman tarif 200% terhadap minuman keras asal Prancis karena Presiden Emmanuel Macron enggan membayar US$ 1 miliar untuk bergabung dalam Board of Peace terkait krisis Gaza.

Lonjakan Tertinggi Sejak Era Richard Nixon

Harga emas batangan di pusat perdagangan London telah melonjak lebih dari 75% sejak Trump dilantik sebagai Presiden ke-47 tepat 12 bulan lalu.

Pergerakan harga emas dalam setahun pertama masa jabatan presiden ini merupakan yang tercepat dalam sejarah AS, hanya kalah dari awal masa jabatan kedua Richard Nixon pada tahun 1973.

Kondisi ketidakpastian global, ancaman perang dagang, dan ambisi teritorial baru AS telah menjadikan logam mulia sebagai aset lindung nilai utama bagi para investor institusi maupun ritel di seluruh dunia.


DISCLAIMER: Investasi pada aset emas, perak, dan kripto melibatkan risiko fluktuasi harga yang sangat tajam dan dipengaruhi oleh sentimen geopolitik global. Prediksi analis LBMA merupakan estimasi profesional dan bukan merupakan jaminan keuntungan pasti di masa depan. Selalu lakukan riset mendalam dan diversifikasi portofolio Anda sebelum mengambil keputusan finansial.

Load More