- Perdagangan logam mulia melonjak signifikan pada Selasa (20/1/2026), di mana emas dan perak mencapai rekor tertinggi sepanjang masa.
- Analis memproyeksikan emas naik 40% dan perak berlipat ganda pada 2026, pasca kegagalan prediksi signifikan tahun sebelumnya.
- Kenaikan didorong ketidakstabilan fundamental, terutama manuver Trump menuntut Greenland dan ancaman tarif terhadap Prancis.
- Isu Greenland: Trump dijadwalkan bertemu dengan sekutu NATO dari Eropa untuk menuntut penyerahan Greenland kepada Amerika Serikat. Media Rusia menyebut ambisi ini sebagai upaya Trump untuk tercatat dalam sejarah pada peringatan 250 tahun deklarasi kemerdekaan AS.
- Konflik dengan Prancis: Trump melontarkan ancaman tarif 200% terhadap minuman keras asal Prancis karena Presiden Emmanuel Macron enggan membayar US$ 1 miliar untuk bergabung dalam Board of Peace terkait krisis Gaza.
Lonjakan Tertinggi Sejak Era Richard Nixon
Harga emas batangan di pusat perdagangan London telah melonjak lebih dari 75% sejak Trump dilantik sebagai Presiden ke-47 tepat 12 bulan lalu.
Pergerakan harga emas dalam setahun pertama masa jabatan presiden ini merupakan yang tercepat dalam sejarah AS, hanya kalah dari awal masa jabatan kedua Richard Nixon pada tahun 1973.
Kondisi ketidakpastian global, ancaman perang dagang, dan ambisi teritorial baru AS telah menjadikan logam mulia sebagai aset lindung nilai utama bagi para investor institusi maupun ritel di seluruh dunia.
DISCLAIMER: Investasi pada aset emas, perak, dan kripto melibatkan risiko fluktuasi harga yang sangat tajam dan dipengaruhi oleh sentimen geopolitik global. Prediksi analis LBMA merupakan estimasi profesional dan bukan merupakan jaminan keuntungan pasti di masa depan. Selalu lakukan riset mendalam dan diversifikasi portofolio Anda sebelum mengambil keputusan finansial.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer
-
Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya
-
Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis
-
Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI
-
RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS
-
Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru
-
Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing
-
Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN
-
Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati