- BEI menghentikan sementara perdagangan 10 instrumen (8 saham dan 2 waran) pada 20 Januari 2026 sebagai proteksi investor.
- Saham RLCO masuk klaster suspensi ketiga, diperkirakan baru dibuka perdagangannya setelah sekitar satu bulan evaluasi.
- Pasca-suspensi, saham seperti RLCO akan masuk papan pemantauan khusus dengan skema perdagangan Full Call Auction (FCA).
Langkah yang ditandatangani oleh Yulianto Aji Sadono selaku Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI ini bertujuan untuk meredam spekulasi berlebih.
Penggunaan skema FCA bagi saham-saham seperti RLCO pasca-suspensi berarti penentuan harga tidak lagi dilakukan secara real-time kontinu, melainkan melalui metode pengumpulan order pada periode tertentu.
Hal ini biasanya berisiko menurunkan likuiditas saham tersebut secara drastis.
DISCLAIMER: Investasi pada saham yang masuk dalam kategori suspensi dan papan pemantauan khusus (FCA) memiliki risiko likuiditas dan volatilitas yang sangat tinggi. Estimasi pembukaan suspensi sepenuhnya merupakan wewenang Bursa Efek Indonesia (BEI) dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan otoritas. Harap berhati-hati dalam mengelola portofolio pada emiten yang sedang diawasi ketat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Harga Kripto Naik Turun, COIN Pilih Parkir Dana IPO Rp220 Miliar di Deposito dan Giro
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian
-
Guncangan di Grup Astra: Izin Tambang Martabe Dicabut Prabowo, Saham UNTR Terjun Bebas 14%!
-
Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
Terkini
-
Harga Kripto Naik Turun, COIN Pilih Parkir Dana IPO Rp220 Miliar di Deposito dan Giro
-
Siap-siap! Admin Fee Toko Online di E-Commerce Bakal Diatur Pemerintah
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian
-
Kementerian PU Ingatkan Truk ODOL: Dilarang Lewat Jembatan Bailey di Lokasi Bencana Sumatera
-
Purbaya Sesumbar Tak Akan Peras BI Meski Keponakan Prabowo Jadi Calon Deputi Gubernur
-
Saham ASII dan UNTR Ambles Usai Izin Tambang Dicabut, Emiten Astra Anjlok Semua
-
Travelio Ekspansi ke Segmen Upscale, Incar Kaum Berkocek Tebal
-
Harga Pangan Nasional Kompak Turun 21 Januari 2026, Cabai Merah Besar Anjlok 10 Persen
-
BKSL Hadapi Gugatan Pembatalan Perdamaian, Manajemen Bantah Lalai
-
Guncangan di Grup Astra: Izin Tambang Martabe Dicabut Prabowo, Saham UNTR Terjun Bebas 14%!