- Mayoritas harga pangan nasional rata-rata turun pada Rabu (21/1/2026), namun beras khusus lokal dan daging kerbau segar lokal naik.
- Data Bapanas menunjukkan komoditas seperti cabai, bawang, minyak goreng, gula, tepung, garam, ikan, ayam, dan telur mengalami penurunan harga.
- Kenaikan harga terjadi pada daging sapi murni dan daging kerbau segar lokal, sementara harga beras medium terpantau menurun.
Selain itu, daging kerbau segar lokal juga terpantau naik. Komoditas tersebut berada di angka Rp143.000 per kilogram atau naik Rp2.528 dengan kenaikan 1,80 persen. Di sisi lain, daging kerbau beku impor tercatat turun menjadi Rp106.906 per kilogram. Harga daging kerbau beku impor turun Rp3.848 atau turun 3,47 persen.
Sementara untuk komoditas beras, Bapanas mencatat harga beras medium berada di angka Rp13.312 per kilogram. Harga beras medium turun Rp138 atau turun 1,03 persen.
Beras SPHP juga terpantau turun dengan harga Rp12.422 per kilogram. Komoditas ini turun Rp35 atau turun 0,28 persen. Kemudian, beras medium non SPHP berada di level Rp13.772 per kilogram. Harga beras medium non SPHP turun Rp113 atau turun 0,81 persen.
Namun, beras khusus lokal justru mengalami kenaikan. Harga beras khusus lokal tercatat berada di angka Rp15.878 per kilogram atau naik Rp190 dengan kenaikan 1,21 persen.
Selain beras, komoditas jagung untuk pakan ternak juga mengalami penurunan. Jagung Tk peternak tercatat berada di angka Rp6.751 per kilogram atau turun Rp192 dengan penurunan 2,77 persen.
Adapun kedelai biji kering impor berada di level Rp10.820 per kilogram. Harga kedelai biji kering impor turun Rp73 atau turun 0,67 persen.
Berita Terkait
-
Bamsoet: Prabowo Capai Swasembada Beras 'Gaya' Soeharto-SBY Dalam Setahun
-
Harga Cabai dan Daging Sapi Mulai Berangsur Turun
-
Inflasi Tahun 2025 Tembus 0,64%, Harga Pangan dan Emas Jadi Pemicu Utama
-
Harga Pangan Mulai Murah Usai Libur Nataru, Cabai Rawit Tembus Rp 59 Ribu
-
Bulog Bidik APBN untuk Pengadaan 4 Juta Ton Beras 2026, Demi Lindungi Petani dan Jaga Harga Pangan
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Dana Hibah dari APBN untuk Keraton Solo Diduga Masuk Rekening Pribadi
-
Kuota Impor Sapi Swasta Dipangkas Drastis, Pemerintah Janji Evaluasi Maret 2026
-
Tensi Greenland Mereda, Harga Minyak Dunia Menguat Tipis
-
Ekonom Sebut Kawasan Industri Pupuk Papua Ciptakan Transformasi Ekonomi Indonesia Timur
-
Murka Purbaya ke Perusahaan China Pengemplang Pajak: Puluhan Tahun Kita Dihina dan Diremehkan
-
Kemnaker Buka-bukaan Data PHK 2025, Jabar Paling Tinggi: 18.815 Pekerja Terdampak
-
OJK Kembalikan Dana Korban Scam, Nilainya Tembus Rp161 Miliar
-
Harga Emas Antam Akhirnya Turun Jadi Rp 2.790.000/Gram
-
Bulog Lepas Status BUMN, Dilebur Jadi Satu dengan Bapanas
-
Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Loyo ke Level Rp16.908