- Perum Bulog akan menerima margin fee penugasan dari 5 persen menjadi 7 persen pada 2026.
- Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengumumkan kenaikan margin fee ini terjadi setelah rapat pembahasan di Jakarta, Jumat (2/1/2026).
- Peningkatan margin fee ini diharapkan mampu mendukung pembiayaan operasional dan pembangunan infrastruktur internal Bulog.
Suara.com - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Perum Bulog menyebut margin fee penugasan akan ditingkatkan menjadi 7 persen dari 5 persen. Bulog menilai imbalan keuntungan yang ditingkatkan tersebut bisa memperkuat kinerja perusahaan dalam menjalankan penugasan pemerintah.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan pembahasan margin fee sudah muncul dalam rapat sebelumnya. Rizal menyebut kenaikan margin fee menjadi kabar baik bagi Bulog.
“Syukur alhamdulillah kemarin juga dibahas, untuk kenaikan margin fee ini 7 persen,” kata Rizal di Jakarta, Jumat (2/1/2026).
Rizal menilai margin fee 7 persen bisa memberi ruang bagi Bulog untuk meningkatkan performa. Bulog ingin menjalankan penugasan dengan dukungan pembiayaan yang lebih memadai.
“Ini berkah juga untuk Bulog dalam hal ini,” ujar Rizal.
Rizal menyebut margin fee Bulog selama ini menjadi sorotan karena dinilai tipis. Bulog menerima pertanyaan dari media terkait dampak margin fee terhadap kondisi keuangan.
“Karena syukur alhamdulillah kemarin juga dibahas kenaikan 7 persen ini, mudah-mudahan tahun 2026 ke depan seterusnya ini akan menambah semangat Bulog,” ucap Rizal.
Rizal menyatakan margin fee yang lebih baik bisa mendorong kinerja Bulog. Bulog ingin memperkuat kemampuan operasional saat menjalankan penugasan.
“Dalam hal ini, dengan margin fee tahun 2026 nanti ini akan menambah kinerja Bulog sendiri,” kata Rizal.
Baca Juga: Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
Rizal menambahkan Bulog juga menyiapkan dukungan pembangunan internal. Bulog ingin memperkuat infrastruktur untuk menunjang tugas penyerapan dan distribusi.
“Yang kedua, Bulog juga ke depan akan memberikan dukungan pembangunan secara mandiri di internal Bulog dalam hal ini ke depannya,” ucap Rizal.
Rizal menyebut Bulog tetap fokus menjalankan mandat pemerintah. Bulog menyiapkan langkah agar penyerapan dan penyaluran pangan berjalan sesuai target.
Rizal menyampaikan Bulog akan terus berkoordinasi dengan kementerian terkait. Bulog ingin memastikan kebijakan margin fee berjalan seiring penugasan yang semakin besar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
- 5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Toyota Vios Bekas Tahun Muda Pajaknya Berapa? Simak Juga Harga dan Spesifikasi Umumnya
- Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
Pilihan
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Danantara Borong Investasi dari Yordania di Ajang WEF
-
Klaim Polis Tak Lagi Ribet, IFG Life Tingkatkan Layanan Digital dan Tatap Muka
-
Beroperasi 56 Tahun, Pelita Air Fokus Penguatan Layanan Berbasis Pengalaman Pelanggan
-
Sinergi untuk Akselerasi, Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Bahlil Anggap Target Lifting Minyak 1,6 Juta Barel Mustahil
-
Jelang Ramadan, Bulog Jamin Harga Beras, Minyak, dan Gula Tak Tembus HET
-
Waspada Scam Makin Marak, Ini Modus Phishing dan Cara Lindungi Saldo Digital
-
Bulog Mau Bangun 100 Gudang
-
Gegara MSCI, IHSG Masih Memerah ke Level 8.900