Bisnis / Makro
Selasa, 27 Januari 2026 | 07:30 WIB
Para investor diperingatakan untuk mewaspadai dinamika di bursa dengan IHSG yang terus menguat tapi tak sejalan dengan nilai tukar rupiah dan kondisi riil perusahaan. [Antara]
Baca 10 detik
  • IHSG dibuka positif pada Selasa (27/1/2026) meskipun diiringi aksi jual bersih asing signifikan mencapai Rp1,01 triliun.
  • Analis BNI Sekuritas memproyeksikan IHSG dapat melanjutkan penguatan jika bertahan di atas level support 8880–8900.
  • Bursa Wall Street menguat jelang keputusan suku bunga The Fed, sementara pasar Asia menunjukkan pergerakan bervariasi pada hari yang sama.

Sementara itu, bursa saham Asia bergerak bervariasi (mixed). Nikkei Jepang tersungkur lebih dari 1,7% akibat kekhawatiran geopolitik, sedangkan bursa Korea Selatan memberikan hasil kontradiktif di mana indeks Kosdaq melesat tajam lebih dari 7% di saat indeks Kospi melemah.


DISCLAIMER:

Pergerakan pasar saham bersifat dinamis dan sangat dipengaruhi oleh kebijakan ekonomi global serta sentimen geopolitik. Artikel ini disusun sebagai referensi berita dan bukan merupakan instruksi mutlak untuk transaksi beli atau jual. Investasi saham memiliki risiko fluktuasi harga yang tinggi; keputusan sepenuhnya berada di tangan investor.

Load More