Bisnis / Makro
Selasa, 27 Januari 2026 | 17:32 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. [Dok. Kemenkeu]
Baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berupaya memperbaiki kinerja DJP dan DJBC demi optimalisasi penerimaan negara.
  • Perbaikan ini mencakup perombakan struktur pejabat DJBC, termasuk penggantian pejabat di lima pelabuhan besar tahun ini.
  • Purbaya menyatakan pembenahan ini bertujuan menghilangkan kebocoran kinerja pada Direktorat Jenderal Pajak dan Bea Cukai.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan terus memperbaiki kinerja Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kemenkeu.

Ia beralasan kalau pembenahan ini dilakukan demi memperbaiki kinerja penerimaan negara yang selama ini diklaim dia kerap bocor.

"Saya kan sedang memperbaiki Bea Cukai dan Pajak. Ini serius nih, besok diobrak-abrik tuh salah satu. Itu harusnya akan memperbaiki cara kerja Pajak dan Bea Cukai dan harusnya yang bocor-bocor itu enggak akan terjadi lagi," katanya saat ditemui di Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Khusus Bea Cukai, Purbaya mengaku bakal segera mengganti para pejabat. Entah itu menaikkan jabatan pegawai lama, atau menukar antar pejabat.

Hanya saja Bendahara Negara memastikan tidak mengganti pejabat Bea Cukai dari pihak luar karena itu akan memperlambat pekerjaan karena mesti dimulai dari awal.

"Ada yang lebih mudah naik, ada yang saya tukar. Tapi dari luar kan biasanya sih enggak tahu, operasi Bea Cukai akan lebih lama. Tapi yang jelas nanti beberapa pejabat itu saya rumahkan saja," imbuhnya.

Purbaya juga memastikan bakal menggantikan para petinggi Bea Cukai di lima pelabuhan besar. Semua itu akan dilakukan tahun ini.
 
"Untuk message bahwa kita serius tahun ini. Jadi pejabat di lima pelabuhan besar kita ganti semuanya," tandasnya.

Load More