- Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono akan dilantik menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
- Thomas Djiwandono menekankan keunggulan komunikasi sebagai nilai tambah utama dalam tugas barunya nanti.
- Ia menyatakan perannya di BI akan membawa pengalaman komunikasi dari Kemenkeu sesuai koridor independensi BI.
Suara.com - Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono membocorkan peranan serta tugas awal setelah nanti dilantik menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
Keponakan Presiden RI Prabowo Subianto ini mengaku kalau dirinya memiliki keunggulan dari segi komunikasi. Strategi itu sebelumnya juga sudah dijalankan sejak menjabat Wamenkeu pada 2024 lalu.
"Value added-nya yang paling penting komunikasi," kata Thomas saat konferensi pers di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Sejak menjabat di era Menkeu Sri Mulyani, Thomas bercerita kalau dia membantu merancang anggaran tahun berikutnya, di mana kala itu juga terjadi transisi Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Prabowo.
Setelah menjabat Deputi Gubernur BI, Thomas akan menjalankan strategi serupa. Namun dia membantah itu bakal menghilangkan independensi BI.
"BI itu bergerak di bawah undang-undangnya sendiri. Kalau kita percaya bahwa undang-undang itu ada, itu enggak serta-merta tiba-tiba berubah gara-gara seorang seperti saya masuk," beber dia.
"Nah tapi dari segi nilai tambahnya ya itu menurut saya. Justru itu merekat dari segi komunikasi, dari segi misalnya ada yang perlu diklarifikasi atau apa ya, di situlah peran saya selama itu di Kemenkeu seperti itu, saya rasa di BI juga akan seperti itu," lanjutnya lagi.
Thomas lalu bercerita bahwa di Wamenkeu dirinya berperan untuk membentuk bagaimana komunikasi terjalin dengan kebijakan atau pemikiran Presiden RI di segi fiskal. Di Kemenkeu juga ia menjalin komunikasi dengan kementerian lain sebagai penghubung.
"BI jelas enggak seperti itu, BI beda, karena dia lembaga independen. Tapi itu yang saya rasa, saya bawa. Poin saya yang coba saya garisbawahi, apa yang saya lakukan di Kemenkeu, Kemenkeu selama ini oke, itu sama nanti di Bank Indonesia. Tapi malah dengan rambu-rambu yang sangat clear," jelasnya.
Baca Juga: Kronologi Thomas Djiwandono Masuk BI: Dari Bendahara Gerindra, Wamenkeu, hingga Deputi Gubernur
Berita Terkait
-
Kronologi Thomas Djiwandono Masuk BI: Dari Bendahara Gerindra, Wamenkeu, hingga Deputi Gubernur
-
Bukan Reshuffle Besar-besaran, Mensesneg Ungkap Alasan Prabowo Bakal Ganti Wamenkeu
-
Juda Agung Disebut Kandidat Kuat Wamenkeu, Istana Tegaskan Belum Ada Keputusan
-
Pengamat Tepis Isu Perbankan Malas Salurkan Kredit: Masalah Ada di Daya Beli
-
Bukan Perbankan Malas Salurkan Kredit, Tapi Pasar Masih Wait and See
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?