- Harga emas global anjlok lebih dari 2% pada Selasa (17/2/2026) akibat Dolar AS menguat dan meredanya isu geopolitik.
- Penurunan harga emas dipicu oleh kenaikan Dolar AS serta optimisme kemajuan negosiasi nuklir Iran dan Rusia-Ukraina.
- Investor kini menantikan risalah The Fed dan data inflasi PCE untuk memprediksi arah kebijakan suku bunga mendatang.
Emas biasanya akan kembali dilirik dalam lingkungan suku bunga rendah karena aset ini tidak memberikan imbal hasil bunga (yield).
Volume perdagangan global terpantau lebih moderat karena bertepatan dengan perayaan Tahun Baru Imlek di sejumlah pusat keuangan Asia seperti China, Hong Kong, Singapura, Taiwan, dan Korea Selatan.
Koreksi harga juga merembet ke komoditas logam mulia lainnya:
Perak spot: Ambrol 3,9% menjadi US$ 73,62 per ons troi.
Platinum: Turun 1,26% ke US$ 2.018,3 per ons troi.
Palladium: Merosot 1,92% menjadi US$ 1.694,73 per ons troi.
DISCLAIMER: Artikel ini menyajikan informasi mengenai fluktuasi harga emas dunia per 17-18 Februari 2026 berdasarkan data pasar terkini. Harga komoditas bersifat sangat volatil dan dipengaruhi oleh kebijakan makroekonomi serta situasi geopolitik global. Artikel ini bukan merupakan saran investasi atau ajakan untuk membeli/menjual aset tertentu.
Berita Terkait
-
Harga Emas Dunia Bergerak Fluktuatif, Nilainya Tembus Rp3 Juta per Gram
-
Update Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, Awal Ramadan Saatnya Borong?
-
Cewek Minta Mahar 50 Gram Emas, Masa Lalu Terungkap Bikin Publik Minta Cowok Batalkan Pernikahan
-
Harga Emas Antam Lagi-lagi Merosot di Liburan Imlek, Dibanderol Rp 2,91 Juta/Gram
-
Bisnis Emas BSI Melesat 100 Persen dalam 8 Bulan
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
Ekonom: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!
-
Ekonom Beri Peringatan Soal Kebijakan B50: Lihat Peluang yang Dikorbankan
-
Ditantang Putusan MK, Bakom Ungkap Alasan 30 Wamen Tetap Jabat Komisaris BUMN
-
IHSG Berpeluang Sentuh 6.000 Pekan Depan, AVIA hingga JPFA Bisa Jadi Pilihan
-
BEI Usul Ubah Batas Auto Rejection Saham, Simak Aturan Terbarunya
-
Harga Minyak Dunia Bakal Turun Besar-besaran, 'Tandanya' Sudah Muncul
-
Jadwal Cum Date 6-7 Juli 2026 dan Daftar 19 Saham Bagi Dividen Minggu Ini
-
Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah Serentak di 12 Region
-
Bank Jago Fokus Inovasi Fitur untuk Gaet Nasabah, Gimana Kinerja Sahamnya?
-
BBKP Pangkas Jumlah Karyawan dan Tutup Kantor Cabang, Ini Penyebabnya