Bisnis / Makro
Rabu, 18 Februari 2026 | 10:12 WIB
Ilustrasi Emas Batangan. (pixabay.com)
Baca 10 detik
  • Harga emas global anjlok lebih dari 2% pada Selasa (17/2/2026) akibat Dolar AS menguat dan meredanya isu geopolitik.
  • Penurunan harga emas dipicu oleh kenaikan Dolar AS serta optimisme kemajuan negosiasi nuklir Iran dan Rusia-Ukraina.
  • Investor kini menantikan risalah The Fed dan data inflasi PCE untuk memprediksi arah kebijakan suku bunga mendatang.

Emas biasanya akan kembali dilirik dalam lingkungan suku bunga rendah karena aset ini tidak memberikan imbal hasil bunga (yield).

Volume perdagangan global terpantau lebih moderat karena bertepatan dengan perayaan Tahun Baru Imlek di sejumlah pusat keuangan Asia seperti China, Hong Kong, Singapura, Taiwan, dan Korea Selatan.

Koreksi harga juga merembet ke komoditas logam mulia lainnya:

Perak spot: Ambrol 3,9% menjadi US$ 73,62 per ons troi.

Platinum: Turun 1,26% ke US$ 2.018,3 per ons troi.

Palladium: Merosot 1,92% menjadi US$ 1.694,73 per ons troi.

DISCLAIMER: Artikel ini menyajikan informasi mengenai fluktuasi harga emas dunia per 17-18 Februari 2026 berdasarkan data pasar terkini. Harga komoditas bersifat sangat volatil dan dipengaruhi oleh kebijakan makroekonomi serta situasi geopolitik global. Artikel ini bukan merupakan saran investasi atau ajakan untuk membeli/menjual aset tertentu.

Load More