- Perjanjian Dagang Timbal Balik (ART) Indonesia dan AS membuka akses impor barang AS melalui pengurangan tarif luas.
- Kesepakatan ini juga mencakup komitmen untuk mengurangi hambatan non-tarif serta menyederhanakan regulasi perdagangan kedua negara.
- Tujuan utama ART adalah memperluas akses pasar ekspor Indonesia ke Amerika Serikat secara timbal balik.
Suara.com - Perjanjian dagang timbal balik Indonesia dan Amerika Serikat membuka peluang membanjirnya barang impor dari negeri Paman Sam itu.
Dalam dokumen resmi Agreement on Reciprocal Trade (ART), Indonesia membuka akses pasar luas bagi produk Amerika, termasuk pengurangan hingga penghapusan tarif untuk hampir seluruh barang.
Dokumen tersebut menyebut kesepakatan perdagangan diarahkan untuk menghapus hambatan tarif dalam skala luas. Hal ini menjadi inti dari hubungan dagang baru yang disepakati kedua negara.
"Para pihak sepakat untuk mengurangi atau menghapus tarif atas sebagian besar barang yang diperdagangkan di antara kedua negara,” demikian bunyi dokumen Agreement on Reciprocal Trade Indonesia–Amerika Serikat, dikutip Jumat (20/2/2026).
Selain tarif, perjanjian juga menekankan pembukaan pasar melalui pengurangan hambatan non-tarif.
ART mencatat penyederhanaan regulasi perdagangan menjadi bagian penting untuk memastikan arus barang lebih lancar antara Indonesia dan Amerika Serikat.
"Para pihak juga berkomitmen memfasilitasi perdagangan dengan mengatasi hambatan non-tarif dan kendala regulasi yang dapat menghambat perdagangan," bunyi poin dokumen itu.
Kesepakatan tersebut disusun dalam kerangka hubungan timbal balik. Dokumen ART menyebut pembukaan akses pasar dilakukan secara dua arah, di mana Indonesia membuka pasar impor sekaligus memperoleh akses ekspor lebih luas ke Amerika Serikat.
Perjanjian ini bertujuan memperluas akses pasar dan memperkuat hubungan perdagangan serta investasi antara kedua negara.
Baca Juga: Impor 105 Ribu Truk dari India, Bos Agrinas Pangan: Agar Tak Ganggu Produksi Lokal
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
Terkini
-
Investor Asing Masih Jual Saham Rp365 Miliar di Sesi I, Tapi BBCA Tetap Diserok
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
Usai IPO, Saham JELI Langsung ARA
-
BI Tak Agresif Stabilkan Rupiah, Cadangan Devisa Naik Hingga Akhir Juni Jadi Rp2.606 T
-
Jangan Terburu-buru Beli BBCA, Analis Wanti-wanti Taking Profit
-
Produksi Listrik PLN Nusantara Power Capai 66.919 GWh pada 2025
-
Resmi IPO, Saham JECX Langsung Terbang 24,8%
-
Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Masih di Level Rp17.990
-
Bisa Borong, Harga Emas Antam Turun Jadi Rp2.655.000/Gram
-
Bergerak Dua Arah, IHSG Masih Bertengger di Level 5.900