- Rupiah dibuka melemah ke Rp16.830 akibat eskalasi perang di Timur Tengah.
- Mayoritas mata uang Asia ambruk; Won Korea catat pelemahan terdalam 0,80%.
- BI diprediksi intervensi pasar untuk jaga rupiah di rentang Rp16.750-Rp16.900.
Suara.com - Nilai tukar rupiah kembali menunjukkan taring yang tumpul pada pembukaan perdagangan awal pekan ini. Berdasarkan data Bloomberg, Senin (2/3/2026), mata uang Garuda dibuka di level Rp16.830 per dolar Amerika Serikat (AS).
Angka ini menunjukkan pelemahan sebesar 0,26 persen dibandingkan penutupan hari Jumat (27/2/2026) yang berada di posisi Rp16.787 per dolar AS. Sementara itu, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) mematok posisi di Rp16.779 per dolar AS.
Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyebut memanasnya suhu geopolitik di Timur Tengah menjadi biang kerok utama ambruknya nilai tukar. Investor cenderung menarik diri dari aset berisiko dan beralih ke aset aman (safe haven).
"Rupiah diperkirakan akan melemah dan bergerak volatile terhadap dolar AS di tengah sentimen risk off dari eskalasi perang di Timur Tengah," ujar Lukman kepada media.
Meski tekanan cukup kuat, Lukman memprediksi pelemahan ini tidak akan berlangsung lama. Bank Indonesia (BI) diyakini tidak akan tinggal diam melihat mata uang Garuda terus ditekan sentimen global.
"BI diperkirakan akan melakukan intervensi di pasar untuk menjaga volatilitas. Prediksi pergerakan hari ini berada di rentang Rp16.750 hingga Rp16.900," tambahnya.
Rupiah tidak sendirian. Mayoritas mata uang di kawasan Asia terpantau "merah" dihantam keperkasaan Greenback:
- Won Korea: Melemah terdalam (0,80%)
- Peso Filipina: Anjlok 0,60%
- Baht Thailand: Turun 0,46%
- Ringgit Malaysia: Terdepresiasi 0,29%
- Dolar Hong Kong menguat tipis 0,01%.
Di sisi lain, indeks dolar AS (DXY) terus merangkak naik ke level 97,83, menunjukkan dominasi dolar yang kian kokoh di pasar global.
Baca Juga: Harga BBM Terancam Naik Imbas Perang AS-Israel-Iran, Ini Penjelasan Lengkapnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
Terkini
-
Minyak Dunia Bakal Mendidih Imbas Konflik Iran-AS, Harga BBM Pertamina Gimana?
-
IHSG Terjun Bebas 1,73% pada Senin Pagi Imbas Konflik AS-Iran, 600 Saham Merah
-
Harga BBM Terancam Naik Imbas Perang AS-Israel-Iran, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Perang AS-Israel vs Iran Pecah, Harga Emas Bersiap Rp3,4 Juta Per Gram
-
Tionghoa Indonesia Diminta Perkuat Identitas Nasional di Tengah Arus Investasi Asing
-
Rupiah Berpotensi Anjlok dan Ancaman Krisis Energi Indonesia Imbas Perang Iran
-
Harga Emas Meroket di Pegadaian saat Perang Timur Tengah Berkecamuk
-
Prediksi IHSG Hari Ini saat Tekanan Perang Iran dan Utang Luar Negeri
-
Perusahaan Maritim dan Kapal Tanker Dunia Umumkan Stop Operasi di Selat Hormuz
-
Harga Minyak Brent Melonjak 10 Persen, Menuju USD100 Akibat Perang Iran