- 15 penerbangan internasional di Bandara Ngurah Rai batal imbas penutupan ruang udara Timur Tengah.
- Sebanyak 3.197 calon penumpang terdampak pembatalan maskapai Emirates, Etihad, dan Qatar Airways.
- Operasional Bandara Ngurah Rai tetap normal; layanan help desk tersedia di Terminal Keberangkatan.
Suara.com - Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah mulai berdampak signifikan pada sektor transportasi udara nasional. Sebanyak 15 jadwal penerbangan rute internasional di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, terpaksa dibatalkan menyusul penutupan ruang udara di sejumlah negara di kawasan tersebut.
Communication and Legal Division Head PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Gede Eka Sandi Asmadi, mengonfirmasi bahwa hingga Senin (2/3/2026) pukul 13.00 WITA, tercatat ada 8 jadwal keberangkatan dan 7 jadwal kedatangan yang terdampak.
"Sehubungan dengan penutupan ruang udara di sejumlah negara, dapat kami sampaikan terdapat total 15 penerbangan rute internasional yang mengalami pembatalan," ujar Gede Eka dalam keterangan resminya, Senin (2/3/2026).
Berdasarkan data manajemen bandara, pembatalan ini didominasi oleh maskapai raksasa asal Timur Tengah, yakni Emirates, Etihad Airways, dan Qatar Airways.
Penerbangan yang dibatalkan meliputi rute-rute utama seperti:
Meskipun terjadi pembatalan pada rute-rute spesifik tersebut, Gede Eka memastikan bahwa operasional kebandarudaraan secara umum masih terkendali. "Operasional penerbangan dan pelayanan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali secara umum tetap berjalan dengan normal dan optimal," tegasnya.
Pembatalan ini berdampak langsung pada ribuan pelancong. Berdasarkan data maskapai, terdapat sedikitnya 3.197 calon penumpang keberangkatan yang terdampak penyesuaian jadwal ini.
Terkait hal tersebut, pihak Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) telah melakukan langkah antisipasi, di antaranya:
- Penanganan Penumpang: Dilakukan sesuai dengan kebijakan masing-masing maskapai (re-scheduling atau refund).
- Layanan Informasi: Menyediakan help desk di Lantai 2 Terminal Keberangkatan Internasional dan contact center 172.
- Manajemen Parkir Pesawat: Menyiapkan parking stand khusus untuk 5 pesawat dari 3 maskapai yang terdampak.
Pihak bandara terus memantau perkembangan situasi ruang udara di Timur Tengah dengan berkoordinasi bersama AirNav Indonesia dan aparat keamanan.
Baca Juga: Analis: Stok Pencegat Rudal AS Menipis, Kapal Perang dan Tanker di Selat Hormuz Jadi Incaran
"Kami mengimbau kepada calon penumpang untuk terus berkomunikasi dengan pihak maskapai guna mendapatkan pembaharuan informasi jadwal penerbangan terbaru," tutup Gede Eka.
Penutupan ruang udara ini menjadi tantangan baru bagi industri pariwisata Bali yang sangat bergantung pada konektivitas penerbangan internasional, terutama dari hub-hub besar di Timur Tengah.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS
-
Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik
-
Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah
-
Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen
-
Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas
-
IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?
-
Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas
-
S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya
-
Laba Emiten Hary Tanoe Terbang 140 Persen
-
Gak Cuma Murah, Minyak Rusia Ternyata 'Jodoh' Buat Kilang Pertamina