- IHSG ditutup menguat 2 poin (0,03%) ke level 8.019 pada Selasa, 3 Maret 2026, ditopang faktor eksternal dan internal.
- Sentimen negatif pasar dipicu konflik Timur Tengah yang mengancam jalur energi dan berpotensi memicu inflasi global.
- Bank Indonesia berkomitmen menjaga stabilitas inflasi dan sistem keuangan meski terdapat kekhawatiran dampak konflik global.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih menghijau pada penutupan sesi pertama perdagangan Selasa, (3/3/2026). IHSG menguat 2 poin atau 0,03 persen ke level 8.019.
Berdasarkan riset Pilarmas Investindo Sekuritas, menyebut pergerakan indeks ditopang sentimen eksternal dan internal, meski pasar tetap dihantui kekhawatiran inflasi global akibat konflik yang memanas di Timur Tengah.
Dari eksternal, bursa regional bergerak mixed di tengah kekhawatiran dampak serangan terkoordinasi Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap target Iran. Eskalasi tersebut memicu lonjakan harga minyak dan menimbulkan kekhawatiran kenaikan inflasi global akibat meningkatnya biaya energi.
Ancaman terhadap jalur pengiriman melalui Selat Hormuz juga memperbesar risiko gangguan pasokan energi dunia. Kondisi ini dinilai berpotensi membebani pertumbuhan ekonomi global dan mendorong tekanan inflasi lebih lanjut.
Selain itu, pejabat senior AS dilaporkan mengindikasikan adanya persiapan peningkatan serangan terhadap Iran, yang memberi sinyal bahwa operasi militer belum berakhir. Di sisi lain, dinamika politik di parlemen AS juga menjadi sorotan, dengan Partai Republik mendukung langkah militer presiden, sementara Partai Demokrat berencana mengajukan voting terkait kewenangan perang (war powers) pekan ini.
Pasar global juga menanti pertemuan tahunan China yang dijadwalkan berlangsung mulai 4 Maret hingga sekitar 11 Maret. Dalam agenda tersebut, otoritas Tiongkok diperkirakan akan menetapkan target ekonomi, memaparkan prioritas kebijakan, serta merilis Rencana Lima Tahun ke-15 untuk periode 2026–2030.
Dari domestik, pasar dibayangi tekanan aksi jual di tengah kekhawatiran dampak konflik terhadap inflasi dalam negeri. Ketergantungan Indonesia terhadap impor minyak dinilai berpotensi mendorong kenaikan biaya energi, yang pada akhirnya dapat menekan APBN dan memperlebar defisit anggaran.
Meski demikian, Bank Indonesia (BI) menegaskan komitmennya menjaga stabilitas inflasi nasional dan sistem keuangan menjelang Lebaran di tengah ketidakpastian global. BI juga menyatakan akan terus bersinergi dengan pemerintah dan para pemangku kebijakan guna menjaga stabilitas harga serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berdaya tahan.
Trafik Perdagangan
Baca Juga: IHSG Hijau di Awal Perdagangan, Tapi Analis Peringatkan Siap-Siap Ambles Lagi
Pada perdagangan pada hari ini, sebanyak 26,10 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 18,17 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,78 juta kali.
Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 394 saham bergerak naik, sedangkan 324 saham mengalami penurunan, dan 240 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada Hari ini diantaranya, SICO, RMKO, ARTA, BOAT, HUMI, GTSI, OILS, LEAD, PGUN, CARS, KOCI.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, RANC, SOTS, INDS, MDIA, DPUM, TFAS, POLI, BIPP, BESS, ICON, AEGS.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Gagal Bayar Meningkat, Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp103,73 Triliun
-
Titipan Politik di Kursi Komisaris dan Direksi Makin Kuat di BUMN, Ini Datanya
-
Modal Asing yang Kabur dari Pasar Modal Tembus Rp19,63 Triliun, Apa Penyebabnya?
-
Panen Raya Jadi Bukti! Teknologi Benih Dongkrak Produktivitas Jagung
-
OJK Tutup 36.191 Rekening Judi Online, Perbankan Diminta Perketat Pengawasan
-
Kementerian PU Jelaskan Kunker Menteri Dody dan Keluarga ke New York Jelang Final Piala Dunia
-
Sebanyak 81 BPR Akan Digabung Menjadi 24 hingga Juni 2026
-
Danantara Lebur 4 BUMN Manajer Investasi
-
Ribut-ribut Soal Skema Bagasi Pesawat, Mana yang Lebih Baik?
-
Tiga Perusahaan RI Tersandung Sengketa Bisnis sama Malaysia, Kapal-kapal Ditahan