Suara.com - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, yang dikenal luas dengan kode broker YP, belakangan ini mendadak menjadi perbincangan hangat di kalangan pelaku pasar modal.
Nama perusahaan ini santer dikaitkan oleh publik dengan proses pemeriksaan terhadap PT MASI yang diduga berhubungan dengan indikasi tindak pidana di sektor pasar modal.
Pada hari ini, Rabu (4/3/2026), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bareskrim Polri memeriksa PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia di kawasan SCBD, Jakarta terkait praktik insider trading atau perdagangan berdasarkan informasi perihal Mirae Asset terhadap PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS) periode 2020-2022.
Di luar dinamika isu yang berkembang, Mirae Asset tetap berdiri sebagai salah satu pilar utama dalam ekosistem perdagangan saham di Indonesia. Berikut adalah ulasan mendalam mengenai profil dan rekam jejak perusahaan tersebut.
Profil Mirae Asset Sekuritas Indonesia
Perjalanan Mirae Asset di Indonesia merupakan kisah transformasi panjang yang dimulai sejak era 90-an. Perusahaan ini tidak langsung menyandang nama besarnya saat ini, melainkan melalui beberapa fase perubahan identitas:
1994: Berdiri pertama kali dengan nama Monas Buana Securities.
2003: Melakukan rebranding menjadi eTrading Securities, yang kala itu mulai memperkenalkan sistem perdagangan elektronik.
2013: Berganti nama menjadi Daewoo Securities Indonesia seiring dengan perubahan struktur kepemilikan.
Baca Juga: Harga Saham IPO Perusahaan BUMN Mahal, Investor Kabur
2016 – Sekarang: Resmi menyandang nama PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia setelah menjadi bagian penuh dari Mirae Asset Financial Group.
Mirae Asset merupakan bagian dari Mirae Asset Daewoo Group, salah satu konglomerasi keuangan independen terbesar di Asia yang berbasis di Korea Selatan.
Di tanah air, broker berkode YP ini hampir selalu menduduki posisi puncak dalam hal nilai transaksi harian di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Dominasinya sangat terasa, terutama pada segmen nasabah ritel, yang menjadikannya salah satu sekuritas dengan pangsa pasar terbesar di Indonesia.
Keunggulan utama Mirae Asset terletak pada kelengkapan layanan dan kecanggihan teknologi yang mereka tawarkan kepada investor, antara lain:
Platform Trading Modern: Memiliki sistem perdagangan mandiri yang sangat populer, yaitu m-Stock untuk perangkat mobile dan Home Trading System (HTS) untuk penggunaan di komputer desktop. Platform ini melayani transaksi saham hingga reksa dana secara terintegrasi.
Pialang Multi-Segmen: Melayani kebutuhan nasabah ritel maupun institusi (korporasi), baik melalui skema perdagangan konvensional maupun berbasis syariah.
Berita Terkait
-
Aset PT MASI Rp 14,5 Triliun Dibekukan, Korban Ilegal Akses Desak Kepastian Uang Kembali
-
Kantornya Digeledah, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia Hormati Proses Hukum
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Saham BEBS Meroket 7.150 Persen, OJK Geledah Mirae Asset Sekuritas Terkait Dugaan Manipulasi
-
OJK dan Polisi Geledah Kantor PT Mirae Asset Sekuritas, Ini yang Dicari
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Gejolak Global vs. Pasar Kripto: Stabil atau Rentan? Direktur CFX Ungkap Fakta Ini
-
Penampakan Lukisan 44.000 Tahun di Lahan Tambang Milik BUMN
-
Askrindo Gelar Safari Ramadan di 11 Kota
-
Profil PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS), Saham yang Diduga Digoreng PT MASI
-
Ekonomi Israel di Ambang Kolaps, Perang Lawan Iran Habiskan Rp45 Triliun Per Minggu
-
Menuju Indonesia Digital, Akses Internet Cepat Menjadi Fondasi Utama
-
Pemerintah Klaim Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Ekspor Produk Lokal
-
Ambisi Telkom Siapkan Sovereign AI di 2028, Kurangi Bergantung dari Perusahaan Asing
-
Purbaya Umumkan Daftar 20 Calon Anggota Dewan Komisioner OJK, Tak Ada Suahasil-Misbakhun
-
10 Biang Kerok Fitch Pangkas Outlook Utang RI Jadi Negatif