- BCA menyesuaikan operasional kantor cabang saat libur Nyepi dan Idulfitri 2026 sesuai jadwal cuti bersama pemerintah.
- Layanan non-finansial dan finansial tertentu tetap tersedia di cabang terbatas, sementara transaksi RTGS dan SKNBI libur.
- BCA memastikan layanan digital 24 jam, termasuk myBCA dan mobile, tetap beroperasi penuh selama periode libur panjang.
Suara.com - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melakukan penyesuaian operasional kantor cabang selama periode libur dan cuti bersama Hari Raya Nyepi serta Idulfitri 2026.
Kebijakan ini mengikuti jadwal cuti bersama yang telah ditetapkan pemerintah pada 18–24 Maret 2026, dengan sejumlah cabang tetap beroperasi secara terbatas untuk melayani kebutuhan nasabah.
Selama periode operasional terbatas, BCA tetap menyediakan sejumlah layanan perbankan dasar bagi nasabah.
Layanan yang tersedia di kantor cabang mencakup transaksi non-finansial melalui konter customer service seperti pembukaan atau penutupan rekening, perubahan data nasabah, penggantian kartu, pendaftaran fasilitas perbankan, serta berbagai layanan administratif lainnya.
Selain itu, transaksi finansial juga masih dapat dilakukan melalui teller, antara lain setoran tunai, penarikan dana, pemindahbukuan, serta transfer dana melalui sistem BI-FAST.
Namun demikian, beberapa layanan tidak dapat dilakukan selama periode tersebut karena menyesuaikan operasional Bank Indonesia. Layanan yang tidak tersedia meliputi transaksi kliring, transfer melalui sistem Real Time Gross Settlement (RTGS) dan Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI), serta layanan valuta asing.
Presiden Direktur BCA Hendra Lembong mengatakan perseroan berkomitmen menjaga kelancaran operasional layanan keuangan selama masa libur panjang tersebut.
"BCA berkomitmen menjaga kelancaran operasional dan layanan finansial bagi seluruh nasabah selama cuti bersama dan libur Nyepi serta Idulfitri 2026. Kami memastikan nasabah tetap dapat mengakses berbagai layanan keuangan melalui berbagai kanal yang memanfaatkan layanan hybrid banking," ujar Hendra dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Minggu (15/3/2026).
Menurutnya, periode Nyepi dan Lebaran biasanya diikuti peningkatan aktivitas transaksi masyarakat, sehingga BCA telah menyiapkan sistem, jaringan, serta kanal layanan agar nasabah tetap dapat bertransaksi secara aman dan nyaman.
Baca Juga: Strategi Bank Mandiri Taspen Perkuat Ekosistem Pensiunan
Di luar layanan cabang, BCA tetap menyediakan akses perbankan selama 24 jam melalui berbagai platform digital seperti myBCA, BCA mobile, dan KlikBCA.
Nasabah yang ingin melakukan setor atau tarik tunai juga dapat memanfaatkan fitur cardless di aplikasi myBCA dan BCA mobile sehingga transaksi di ATM dapat dilakukan tanpa menggunakan kartu.
BCA juga menyediakan sejumlah fitur tambahan untuk mempermudah transaksi selama periode Lebaran, antara lain layanan berbagi uang elektronik melalui fitur BagiBagi, pengelolaan dana melalui Poket Rupiah, hingga akses perbankan melalui perangkat smartwatch.
"Dengan kesiapan infrastruktur digital dan jaringan ATM yang andal, BCA berkomitmen mendukung kelancaran transaksi dan memenuhi kebutuhan finansial masyarakat selama momen Nyepi dan Lebaran," kata Hendra.
BCA menyampaikan seluruh kantor cabang akan kembali beroperasi secara normal pada 25 Maret 2026 setelah berakhirnya periode cuti bersama.
Perseroan juga mengimbau nasabah untuk tetap waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan BCA, terutama pada periode libur panjang ketika aktivitas transaksi meningkat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Menhub Kesal Banyak Truk Masih Wara-wiri Saat Mudik Lebaran
-
Rokok Ilegal Akan Makin Bebas Berkeliaran Gegara Aturan Ini
-
Proyek Geothermal Kamojang Digenjot, Rampung 2 Bulan Lebih Cepat
-
Emas Antam Diproyeksi Turun, Cek Ramalan Harganya untuk Pekan Depan
-
Nasabah Diminta Waspada Penipuan Digital Jelang Idulfitri, Salah Satunya Promo Belanja
-
Saham Energi Bersih Dinilai Menjanjikan di Era Transisi Energi
-
Pemerintah Masih Kaji Batas Nikotin dan Tar Produk Tembakau
-
Kuartal I Nihil IPO, BEI Pede Perdagangan Saham Tetap Ngebut
-
Emiten SMRA Sulap 850 Hektare di Gading Serpong Jadi Kawasan Hunian Terpadu
-
CORE Wanti-wanti Ekonomi RI Bisa Menderita Efek Perang Iran-AS