- Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali perdagangan tiga emiten yang sebelumnya disuspensi karena lonjakan harga ekstrem.
- Keputusan pembukaan kembali perdagangan saham tersebut berlaku efektif mulai sesi I perdagangan hari Rabu, 25 Maret 2026.
- Tiga emiten yang dibuka kembali perdagangannya adalah PT Ifishdeco Tbk (IFSH), PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA), dan PT Sunson Textile Manufacturer Tbk (SSTM).
Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengambil langkah preventif guna menjaga stabilitas pasar modal.
Salah satunya,memberikan "lampu hijau" bagi tiga emiten lainnya untuk kembali diperdagangkan mulai hari ini. Ketiga saham tersebut sebelumnya sempat digembok akibat isu serupa, yakni lonjakan harga yang ekstrem.
Adapun, terhitung mulai sesi I perdagangan hari, Rabu (25/3/2026), BEI resmi membuka perdangangan tiga emiten yang bisa kembali ke pasar modal. Berikut, daftar saham yang kini sudah bisa diperdagangkan kembali dikutip dari keterbukaan informasi BEI:
1. PT Ifishdeco Tbk
Menunjuk Pengumuman Bursa Peng-SPT-00092/BEI.WAS/03-2026 tanggal 4 Maret 2026 perihal Penghentian Sementara Perdagangan (Suspensi) Saham PT Ifishdeco Tbk (IFSH) dan berdasarkan penilaian Bursa, maka dengan ini diumumkan bahwa suspensi atas perdagangan saham PT Ifishdeco Tbk (IFSH) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai sesi I tanggal 25 Maret 2026.
2. PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA)
Menunjuk Pengumuman Bursa Peng-SPT-00090/BEI.WAS/03-2026 tanggal 4 Maret 2026, perihal Penghentian Sementara Perdagangan (Suspensi) Saham PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dan berdasarkan penilaian bursa, maka dengan ini diumumkan bahwa suspensi atas perdagangan saham PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai sesi I tanggal 25 Maret 2026.
3. PT Sunson Textile Manufacturer Tbk
Menunjuk Pengumuman Bursa Peng-SPT-00095/BEI.WAS/03-2026 tanggal 16 Maret 2026 perihal Penghentian Sementara Perdagangan (Suspensi) Saham PT Sunson Textile Manufacturer Tbk (SSTM), maka dengan ini diumumkan bahwa suspensi atas perdagangan saham PT Sunson Textile Manufacturer Tbk (SSTM) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai sesi I tanggal 25 Maret 2026.
Baca Juga: Wall Street Anjlok, Investor Dihantui Lonjakan Harga Minyak dan Konflik Iran
Berita Terkait
-
IHSG Masih Jeblok ke Level 7.338 pada Pembukaan Jumat
-
Profil PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX), Emiten Tambang Siapa Pemiliknya?
-
BNI Sekuritas Optimistis Pasar Saham, Proyeksi IHSG Capai 10.800 Didukung Sektor Komoditas
-
Konflik Timur Tengah Berkecamuk Lagi, IHSG Terseret Turun ke Level 7.362
-
Pasar Global Berdarah, Bursa Saham Israel Justru Menguat Sendirian
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Penghapusan KBMI 1 Masih Bertahap, OJK Pastikam Tidak Ada Unsur Paksa
-
Wall Street Anjlok, Investor Dihantui Lonjakan Harga Minyak dan Konflik Iran
-
Harga Minyak Dunia Naik Tinggi Lagi, Kembali Dibanderol USD 100/Barel
-
Tensi Geopolitik Timteng Panas, Ketahanan Energi RI Dinilai Paling Kuat di ASEAN
-
Update Arus Balik Lebaran 2026: Terminal Pulo Gebang Ramai, Perjalanan Tetap Lancar
-
Siap-siap! IHSG Bisa Anjlok Setelah Libur Panjang, Simak Rekomendasi Saham
-
IHSG Rawan Terkoreksi, Cek Saham yang Cuan setelah Liburan Panjang Berakhir
-
DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran
-
Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta
-
Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana