Bisnis / Makro
Rabu, 25 Maret 2026 | 11:28 WIB
Antrean kendaraan di pelabuhan Bakauheni, Sumatra Selatan. [Antara/Ardiansyah/nym]
Baca 10 detik
  • Arus balik Lebaran 2026 signifikan; total 128.821 penumpang menyeberang Sumatera ke Jawa pada H+2.
  • Total kendaraan menyeberang dari Sumatera ke Jawa mencapai 36.499 unit, didominasi sepeda motor naik 85,3 persen.
  • PT ASDP mencatat total pergerakan penumpang H-10 hingga H+2 naik 17,4% dibandingkan periode tahun sebelumnya.

Suara.com - Lonjakan arus balik Lebaran 2026 mulai terlihat signifikan. Data Posko Angkutan Lebaran mencatat pergerakan penumpang dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni dan sekitarnya mengalami peningkatan tajam pada H+2.

Berdasarkan data selama 24 jam pada 24 Maret 2026, jumlah penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa mencapai angka tinggi.

"Realisasi total penumpang di Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H+2 mencapai 128.821 orang atau naik 51 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 85.287 orang," ujar Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry, Windy Andale, Rabu (25/3/2026).

Lonjakan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa puncak arus balik mulai terjadi, terutama di lintasan penyeberangan utama Sumatera–Jawa. Selain penumpang, jumlah kendaraan yang menyeberang juga menunjukkan tren peningkatan signifikan.

"Total seluruh kendaraan tercatat 36.499 unit yang telah menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H+2 atau naik 63 persen dibandingkan realisasi periode dengan tahun lalu sebanyak 22.391 unit," jelasnya.

Kenaikan tajam ini terlihat merata di berbagai jenis kendaraan. Sepeda motor menjadi salah satu yang mengalami lonjakan paling tinggi dalam periode arus balik tersebut.

"Tercatat realisasi kendaraan roda dua yang telah menyeberang pada H+2 mencapai 18.137 unit atau naik 85,3 persen dibandingkan realisasi tahun lalu mencapai 9.788 unit," dia menambahkan.

Ribuan pemudik mulai memadati Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. [ANTARA]

Tidak hanya kendaraan roda dua, kendaraan roda empat juga mengalami peningkatan cukup signifikan. Hal ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat yang kembali ke Pulau Jawa setelah libur Lebaran.

"Kendaraan roda empat mencapai 16.293 unit atau naik 41,8 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 11.494 unit," lanjutnya.

Baca Juga: Update Arus Balik Lebaran 2026: Terminal Pulo Gebang Ramai, Perjalanan Tetap Lancar

Sementara itu, aktivitas logistik juga turut meningkat seiring arus balik. Hal ini terlihat dari lonjakan jumlah kendaraan angkutan barang yang menyeberang.

"Total truk yang menyeberang mencapai 1.520 unit atau naik 104,3 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 744 unit," ujarnya.

Kenaikan juga terjadi pada moda transportasi bus yang membawa penumpang dalam jumlah besar. Peningkatan ini memperkuat indikasi tingginya pergerakan masyarakat secara kolektif.

"Sedangkan, total bus yang menyeberang mencapai 549 unit atau naik 50,4 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 365 unit," ungkap dia.

Secara operasional, jumlah perjalanan kapal yang melayani lintasan ini tercatat tetap stabil. Namun, tingginya volume penumpang dan kendaraan menunjukkan optimalisasi kapasitas angkut selama periode arus balik.

"Berdasarkan data Posko Bakauheni selama 24 jam (periode 24 Maret 2026 pukul 00.00 hingga pukul 23.59 WIB) atau H+2 tercatat jumlah trip yang beroperasi di Pelabuhan Bakauheni sebanyak 164 trip," ucap Windy Andale.

Load More