Bisnis / Ekopol
Jum'at, 27 Maret 2026 | 13:57 WIB
Harga minyak dunia terus naik akibat krisis di Teluk. Amerika Serikat mendesak negara-negara sekutunya dan China untuk mengerahkan kapal perang untuk membuka Selat Hormuz. [Suara.com/Iqbal]
Baca 10 detik
  • Blokade Iran di Selat Hormuz, jalur 20 persen pasokan energi dunia, picu krisis energi global terburuk.
  • Parlemen Iran merancang regulasi penarikan tol keamanan, sementara IRGC telah terapkan sistem pos pungutan liar.
  • Kapal tertahan harus lalui verifikasi ketat IRGC; biaya transito yang ditarik Iran capai $2 juta per kapal.

Namun, Iran yang belum meratifikasi konvensi tersebut berargumen bahwa mereka memiliki kedaulatan penuh atas wilayah lautnya.

Jason Chuah, profesor hukum maritim dari City University of London, menjelaskan bahwa karena lebar selat hanya 21 mil laut, seluruh area tersebut merupakan tumpang tindih laut teritorial Iran dan Oman.

"Jika Anda ingin kapal Anda aman, Anda mungkin memilih berlayar di sisi Iran, membayar biaya, dan mendapatkan jaminan keamanan," ujarnya.

Load More