News / Internasional
Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:35 WIB
US Secretary of State Marco Rubio [Officiel Instagram]
Baca 10 detik
  • Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, mengonfirmasi komunikasi tidak langsung dengan Iran melalui perantara.
  • Peningkatan distribusi energi telah teramati melintasi Selat Hormuz meskipun volume belum memadai.
  • Komunikasi dilakukan melalui negara perantara dan prosesnya dinamis menunggu hasil lebih lanjut.

Suara.com - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, mengungkapkan adanya perkembangan dalam komunikasi tidak langsung antara negaranya dengan Iran, termasuk peningkatan distribusi energi melalui Selat Hormuz.

Rubio menjelaskan bahwa proses komunikasi berlangsung melalui pihak ketiga sebagai perantara.

“Ada negara perantara yang menyampaikan pesan, dan kemajuan konkret telah dicapai sebagaimana telah terlihat dan didokumentasikan,” kata Rubio kepada wartawan sebelum bertolak ke Prancis, Kamis (26/3/2026), dilansir dari Sputnik.

Ia menambahkan, proses tersebut masih terus berjalan dan bersifat dinamis.

“Ada kemajuan dalam pertukaran pesan, tetapi proses ini masih berlangsung dan dinamis,” katanya.

Selain itu, Rubio juga menyoroti adanya peningkatan aliran minyak dan gas yang melewati Selat Hormuz. Meski demikian, ia menilai volume tersebut belum sepenuhnya memadai, meskipun menunjukkan tren positif.

Saat ditanya kemungkinan pertemuan langsung antara delegasi Amerika Serikat dan Iran, Rubio belum memberikan kepastian. “Kita lihat saja hasilnya. Saya tak ingin menilai terlalu dini atau membuat prediksi. Seperti yang saya katakan, kita tunggu saja perkembangannya,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut telah terjadi pembicaraan yang “sangat positif dan produktif” dengan Iran, sekaligus mengonfirmasi penundaan rencana serangan terhadap infrastruktur energi negara tersebut.

Trump juga menyampaikan harapannya agar kemajuan signifikan dapat tercapai dalam waktu dekat.

Baca Juga: Houthi Siaga Penuh untuk Bela Iran, Berpotensi Tutup Jalur Minyak Vital

Di sisi lain, Kementerian Luar Negeri Iran membantah adanya pembicaraan langsung dengan Amerika Serikat. Mereka menegaskan bahwa komunikasi yang terjadi sejauh ini hanya berupa penyampaian pesan yang mencerminkan keinginan Washington untuk membuka dialog.

(Antara)

Load More