Bisnis / Makro
Minggu, 29 Maret 2026 | 14:55 WIB
Suasana aktivitas perdagangan di Pasar Senen, Jakarta, Senin (28/10/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Mendag Budi Santoso mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan bahan pokok pasca Lebaran karena stok dipastikan aman.
  • Pemerintah memantau pasokan komoditas strategis seperti beras dan minyak melalui SP2KP dan koordinasi BUMN pangan.
  • Kondisi pasokan pangan secara umum dinyatakan aman terkendali, bahkan beberapa harga menunjukkan tren penurunan setelah Idulfitri.

Suara.com - Pemerintah meminta masyarakat untuk tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying terhadap bahan kebutuhan pokok (bapok) setelah Lebaran. Pasalnya, ketersediaan stok dipastikan aman dan harga relatif terkendali.

Imbauan tersebut disampaikan Menteri Perdagangan Budi Santoso usai meninjau langsung kondisi pasar di Pasar Minggu, Sabtu.

"Berdasarkan pantauan kami ke teman-teman pedagang hari ini, pasokan bapok kita seperti beras, minyak, cabai, dan lain-lain cukup. Masyarakat tidak perlu khawatir, apalagi membeli stok berlebihan karena ketersediaan bapok saat ini aman," ujar Mendag Busan seperti dikutip, Minggu (29/3/2026).

Dalam peninjauan tersebut, pemerintah memastikan pasokan berbagai komoditas utama seperti beras, minyak goreng, cabai, hingga telur berada dalam kondisi mencukupi. Stabilitas ini dijaga melalui pemantauan rutin, termasuk saat periode Hari Besar Keagamaan Nasional seperti Ramadan dan Idulfitri.

Pedagang grosir di Pasar Borobudur mulai merasakan kenaikan harga pada beberapa bahan pokok. (Suara.com/ Angga Haksoro Ardi).

Kemendag juga memanfaatkan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) untuk memonitor harga dan pasokan di ratusan titik pasar di seluruh Indonesia. Melalui sistem ini, pemerintah dapat memastikan distribusi berjalan lancar dan harga tetap terkendali.

Selain itu, koordinasi dengan BUMN pangan seperti Perum Bulog dan ID Food turut diperkuat, khususnya dalam distribusi komoditas strategis seperti beras SPHP dan MinyaKita.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan juga memastikan kondisi pasokan pangan dalam keadaan aman.

"Persediaan banyak. Beras banyak, ayam stoknya banyak, telur banyak, sayur-sayuran banyak. Secara umum persediaan dan harga-harga terkendali," kata Menko Zulhas.

Berdasarkan hasil pantauan, sejumlah harga komoditas bahkan menunjukkan tren penurunan dibandingkan periode Ramadan dan Idulfitri tahun lalu.

Baca Juga: Harga Pangan Nasional Pasca-Lebaran: Cabai Turun Tajam, Daging Sapi Naik

Kondisi ini semakin memperkuat keyakinan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan maupun lonjakan harga bahan pokok.

Para pedagang pun mengakui pasokan tetap terjaga pasca-Lebaran. Bahkan, harga sejumlah komoditas mulai berangsur turun seiring masuknya masa panen.

Dengan kondisi tersebut, pemerintah berharap masyarakat dapat berbelanja secara bijak dan tidak melakukan aksi borong yang justru dapat memicu ketidakstabilan pasar.

Load More