- Pada Selasa, 31 Maret 2026, IHSG dibuka menguat di 7.122, dengan 2,52 miliar saham ditransaksikan senilai Rp 1,21 triliun.
- Sebanyak 321 saham bergerak naik sementara 193 saham mengalami penurunan pada pembukaan perdagangan hari itu.
- IHSG diproyeksikan melemah hari ini karena sentimen negatif global, terutama tekanan dari pasar saham Amerika Serikat.
Suara.com - Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), rebound pada awal perdagangan, Selasa, 31 Maret 2026. IHSG menguat ke level 7,122.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.05 WIB, IHSG masig terapresiasi 0,28 persen ke level 7.111.
Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 2,52 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,21 triliun, serta frekuensi sebanyak 125.400 kali.
Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 321 saham bergerak naik, sedangkan 193 saham mengalami penurunan, dan 444 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, DPUM, INAI, SWID, MOLI, ASPI, NZIA, POLI, GRPM, ASPR, BRNA, LMAX.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, RGAS, LUCY, PRDA, ARKO, CBPE, KBLM, RONY, ZYRX, UVCR, MTMH, DATA.
Proyeksi IHSG
IHSG diproyeksikan bergerak melemah pada perdagangan hari ini, seiring tekanan dari sentimen global yang masih negatif.
Mengutip riset Samuel Sekuritas Indonesia, pelemahan dipengaruhi kondisi pasar saham Amerika Serikat (AS) yang ditutup bervariasi namun cenderung negatif.
Baca Juga: Wall Street Terkoreksi, Gejolak Timur Tengah Guncang Pasar Global
Pada perdagangan Senin (30/3), indeks Dow Jones Industrial Average masih mampu naik tipis 0,11 persen Namun, indeks S&P 500 turun 0,39 persen dan Nasdaq Composite melemah lebih dalam sebesar 0,73 persen.
Tim analis Samuel Sekuritas menyebut, pelemahan Wall Street dipicu meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah, setelah peringatan baru Presiden AS Donald Trump terhadap Teheran menambah kekhawatiran pasar.
"Wall Street berakhir mayoritas lebih rendah pada hari Senin karena peringatan baru Presiden AS Donald Trump terhadap Teheran dan meluasnya perang di Timur Tengah mengimbangi optimisme atas komentarnya mengenai diskusi AS dengan Iran," tulis riset tersebut.
Selain itu, pergerakan pasar juga dipengaruhi oleh dinamika indikator ekonomi global. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun tercatat turun 1,80 perse ke level 4,348 persen, sementara indeks dolar AS menguat 0,36 persen ke posisi 100,51.
Dari sisi komoditas, harga minyak Brent berada di level USD 113 per barel atau naik 0,2 persen, diikuti kenaikan sejumlah komoditas lain seperti batu bara, nikel, dan emas yang masing-masing menguat sekitar 0,3 persen hingga 0,4 persen.
Dengan kombinasi sentimen tersebut, Samuel Sekuritas memperkirakan IHSG akan bergerak dalam tekanan pada perdagangan hari ini.
"Hari ini, kami memperkirakan IHSG akan melemah seiring sentimen negatif dari pasar regional,” tulis analis.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Prediksi IHSG Hari Ini dan Saham-saham Rekomendasi Analis
-
Perkuat Permodalan dan Perluas Pembiayaan UMKM, OJK Restui Penggabungan Enam BPR Lintas Sumatera
-
BEI Bakal Berubah, OJK Godok Aturan Demutualisasi, Danantara, BI Bisa Masuk Jadi Pemegang Saham
-
Rincian Perubahan Harga BBM Pertamina Per Hari Ini
-
Harga BBM Turun per 1 Juli 2026: Pertamax Turbo dan Pertamina Dex Lebih Murah
-
QuickPro Apakah Platform Investasi Resmi Berizin di Indonesia? Ini Penjelasannya
-
Berlaku Besok, IESR Ungkap Bahayanya Penerapan B50
-
J Trust Bank (BCIC) Rombak Jajaran Direksi
-
Insentif Mobil Listrik Tak Kunjung Jelas, Kemenperin Khawatir Penjualan Tertahan
-
Target Swasembada Garam 2027 Dinilai Sulit Tercapai Tanpa Reformasi Impor