- US CENTCOM melancarkan serangan udara presisi terhadap fasilitas militer bawah tanah di wilayah pedalaman Iran guna melemahkan kekuatan Teheran.
- Pernyataan Presiden AS mengenai potensi berakhirnya konflik dalam waktu dekat memicu optimisme investor di pasar modal global.
- Bursa saham Asia seperti Nikkei dan KOSPI mencatatkan lonjakan penguatan signifikan merespons sinyal deeskalasi konflik di Timur Tengah.
Di Jepang, indeks acuan Nikkei 225 dilaporkan melonjak hampir 4 persen pada awal perdagangan bulan April ini. Indeks Nikkei tercatat mendaki sebesar 3,87 persen ke level 53.039,72 pada pukul 01.34 GMT.
Penguatan signifikan ini menjadi angin segar sekaligus awal yang sangat kuat bagi bursa Tokyo, mengingat pada bulan Maret lalu Nikkei baru saja membukukan kinerja bulanan terburuknya sejak era krisis keuangan global yang terjadi pada tahun 2008 silam.
Tidak hanya Nikkei, indeks Topix yang memiliki cakupan lebih luas di bursa Tokyo juga ikut terkerek naik sebesar 3,67 persen ke posisi 3.626,33.
Sentimen positif ini tidak hanya melanda bursa saham di negeri Sakura. Di Korea Selatan, indeks KOSPI bahkan mencatatkan kenaikan yang jauh lebih fantastis.
Indeks KOSPI melonjak hingga 6,26 persen atau bertambah sebanyak 316,27 poin ke level 5.368,73 pada pukul 02.15 GMT.
Lonjakan indeks KOSPI di Korea Selatan yang mencapai lebih dari 6 persen tersebut mencerminkan betapa besarnya kelegaan para pelaku pasar di Seoul.
Sebagai salah satu negara industri maju yang sangat bergantung pada kepastian pasokan minyak mentah dari koridor Timur Tengah, ekonomi Korea Selatan sangat rentan terhadap guncangan harga energi.
Oleh karena itu, harapan akan berakhirnya perang dalam hitungan minggu langsung memicu akumulasi beli pada saham-saham sektor manufaktur dan teknologi.
Sementara itu di bursa Singapura, indeks Straits Times (STI) juga tidak ketinggalan mencatatkan penguatan sebesar 1,7 persen atau naik 82,89 poin ke level 4.968,34 pada periode perdagangan yang sama
Baca Juga: Zulhas di Rakernas PAN: AS-Israel Serang Iran 'Biadab' dan di Luar Batas Kemanusiaan
Dari dalam negeri, IHSG terpantau melenggang di zona hijau, dengan kisaran 7.155.
Berita Terkait
-
Ambisi Perang AS-Zionis Bikin Rakyat Israel Sengsara, Muncul Seruan Gulingkan Netanyahu
-
Efek Perang Iran: Tak Hanya BBM, Harga HP di Indonesia Terancam Naik!
-
Rupiah Kembali Bangkit, Dolar AS Lemas ke Level Rp16.983
-
Bidik Peluang ARA, IPO BSA Logistics (WBSA) Jadi Magnet Baru Investor Ritel
-
Perang Iran di Depan Mata? Ribuan Tentara AS Mendarat, Trump Minta Negara Arab 'Bayar' Perang
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!
-
Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?
-
Menjelang Bitcoin Pizza Day, Member Indodax Hampir Tembus 10 Juta Pengguna
-
Kesabaran Trump ke Iran Habis, Harga Minyak Naik Lagi
-
IPC TPK Area Panjang Datangkan Crane Raksasa Post Panamax dari China
-
Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed
-
Perkuat Investasi Teknologi, Presiden Prabowo Saksi Penandatanganan MoU Danantara dan Hisense
-
Airlangga Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp7 Triliun dari Belarus
-
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah