- Jamkrindo Syariah raup laba bersih Rp141,03 M pada 2025, naik 160% secara tahunan.
- Total aset meningkat jadi Rp2,46 triliun didukung strategi manajemen risiko yang solid.
- Raih opini WTP dan penuhi aturan POJK 11/2025 terkait rasio kesehatan keuangan.
Suara.com - PT Penjaminan Jamkrindo Syariah (Jamkrindo Syariah) membukukan capaian impresif sepanjang tahun buku 2025. Perusahaan penjaminan berbasis syariah ini sukses mencatatkan lonjakan laba bersih yang signifikan di tengah dinamika industri yang menantang.
Berdasarkan laporan keuangan auditan yang dirilis perusahaan, Jamkrindo Syariah meraup laba bersih sebesar Rp141,03 miliar. Angka ini melesat tajam dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp54,11 miliar.
Direktur Utama Jamkrindo Syariah, Hari Purnomo, menegaskan bahwa performa gemilang ini merupakan hasil dari konsistensi perusahaan dalam melakukan transformasi bisnis dan penguatan tata kelola.
“Kinerja positif ini merupakan buah dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat fundamental perusahaan, baik dari sisi manajemen risiko, efisiensi operasional, maupun pengembangan bisnis yang lebih berkualitas,” ujar Hari dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (2/4/2026).
Tak hanya soal laba, rapor biru juga terlihat pada sisi fundamental. Total aset perseroan tercatat tumbuh menjadi Rp2,46 triliun dari posisi Rp2,41 triliun pada akhir 2024. Sementara itu, ekuitas perusahaan terkerek naik ke angka Rp1,41 triliun, mengindikasikan struktur permodalan yang semakin solid.
Kenaikan tajam juga terjadi pada laba sebelum zakat dan pajak yang menyentuh Rp168,37 miliar, naik signifikan dari periode sebelumnya sebesar Rp54,13 miliar. Lonjakan ini dipicu oleh strategi underwriting yang lebih berkualitas serta optimalisasi pendapatan investasi yang jitu.
Aspek transparansi tetap menjadi prioritas utama. Laporan keuangan tahun 2025 telah diaudit oleh KAP Amir Abadi Jusuf Aryanto Mawar & Rekan dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Selain itu, perseroan memastikan telah memenuhi ketentuan gearing ratio sesuai dengan POJK Nomor 11 Tahun 2025, sebagai komitmen menjaga kesehatan keuangan jangka panjang.
Ke depan, Jamkrindo Syariah berkomitmen untuk memperkuat perannya dalam mendukung pembiayaan sektor produktif, terutama UMKM. Perusahaan optimistis dapat terus memperluas kontribusi dalam ekosistem keuangan syariah nasional melalui layanan penjaminan yang amanah dan kompetitif.
Baca Juga: RAAM Catat Rugi Bersih Menyusut dan Siap Ekspansi Bioskop
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Cara Menghasilkan Uang dari HP untuk Menambah Pemasukan Keluarga
-
Dukung Kompetensi Jurnalisme, Pegadaian Kembali Gelar UKW untuk Ratusan Wartawan Indonesia
-
Impor Migas Indonesia Meroket 70 Persen, Tembus Rp 70 Triliun Lebih dalam Sebulan
-
Harga Emas Lokal Diprediksi Makin Merana Pekan Ini
-
Syarat dan Cara Driver Ojol Ajukan Pinjaman KUR, Bisa Dapat Ratusan Juta
-
B50 Resmi Diterapkan, Gapki Sebut Tak Ada Kendala Pasokan CPO
-
Dana SAL Mau Ditarik, Bos BSI Ingatkan Jangan Mendadak agar Pasar Tak Bergejolak
-
Musim Masuk Sekolah Bikin Ritel Bergairah, Penjualan Sepatu Meningkat
-
Bukannya Senang, Driver Ojol Justru Kecewa Kebijakan Potongan 8%
-
Pajak Marketplace Resmi Berlaku, DJP Bidik Penerimaan Negara Tembus Rp 24 Triliun