- PT Waskita Karya membukukan pendapatan Rp8,85 triliun dan laba bruto Rp1,58 triliun sepanjang tahun 2025 melalui proyek infrastruktur.
- Perusahaan berhasil menurunkan liabilitas sebesar Rp2,21 triliun melalui strategi divestasi aset dan optimalisasi struktur keuangan korporasi secara menyeluruh.
- Waskita meningkatkan efektivitas operasional melalui transformasi digital, integrasi teknologi AI, serta restrukturisasi utang yang telah disetujui para kreditur.
Dalam upaya memperkuat struktur keuangan, Waskita berhasil menurunkan liabilitas sebesar Rp2,21 triliun sepanjang 2025.
Strategi ini dilakukan melalui percepatan divestasi jalan tol dan optimalisasi aset, sejalan dengan fokus perusahaan untuk kembali ke bisnis inti sebagai kontraktor murni.
Sejumlah aksi korporasi telah dilakukan, antara lain divestasi PT Waskita Sangir Energi sebesar 94,7 persen, pelepasan 35 persen saham PT Cimanggis Cibitung Tollways, serta divestasi 20 persen saham PT Waskita Modern Realty.
Di sisi lain, perolehan Nilai Kontrak Baru (NKB) mencapai Rp12,52 triliun, meningkat dari Rp9,55 triliun pada 2024.
Kontrak tersebut didominasi proyek pemerintah, termasuk pembangunan jaringan irigasi, Sekolah Rakyat, hingga rumah sakit daerah.
Hingga akhir 2025, Waskita mengelola 63 proyek dengan total nilai kontrak mencapai Rp31,7 triliun.
Perseroan juga terus melanjutkan restrukturisasi utang, termasuk skema Master Restructuring Agreement (MRA) dan Kredit Modal Kerja Penjaminan (KMKP) 2021 senilai Rp31,65 triliun yang telah disetujui mayoritas kreditur. Selain itu, restrukturisasi obligasi non-penjaminan senilai Rp3,35 triliun juga hampir rampung.
“Ke depan, kami berkomitmen memperkuat tata kelola dan menjaga keberlanjutan operasional melalui inovasi serta manajemen risiko yang lebih adaptif,” tutup Ermy.
Baca Juga: Laba Bersih Jamkrindo Syariah Meroket 160 Persen, Tembus Rp141,03 Miliar pada 2025
Berita Terkait
-
Profil Superbank (SUPA): IPO Saham, Harga, Prospek, Laporan Keuangan, dan Jadwal
-
Menkeu Purbaya Bisa Intip Kondisi Keuangan Perusahaan Mulai 2027
-
Menuju Era Baru BUMN Konstruksi: Skema Holding Karya Difinalisasi Desember Ini
-
Askrindo Catat Laba Rp687 Miliar Setelah Pajak
-
Rencana Merger BUMN Karya Terus Digas, Tinggal Tunggu Kajian
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Mudik Lebaran 2026: Penggunaan SPKLU PLN Melonjak 4 Kali Lipat
-
Pengusaha Soroti Risiko Ekonomi di Balik Imbauan WFH dan Pembatasan BBM Subsidi
-
Neraca Perdagangan RI Surplus 2,23 Miliar USD di Januari-Februari 2026, Naik 70 Bulan Beruntun
-
SPBE Bekasi Terbakar: Pertamina Patra Niaga Gagap Soal Data Korban, Investigasi Masih Gelap
-
Hadiah Prabowo dari Jepang-Korsel, Kantongi Komitmen Investasi Rp 575 Triliun
-
Iran Ungkap Rahasia Donald Trump 'Manipulasi' Harga Saham dan Minyak
-
Simalakama Harga BBM: Menjaga Dompet Rakyat di Tengah Gejolak Selat Hormuz
-
Laba Medco Ambles 72 Persen, Beban Utang Membengkak di Tengah Merosotnya Harga Komoditas
-
Motor Ekonomi Baru, Kampung Nelayan Bisa Produksi hingga 2,15 Juta Ton Ikan per Tahun
-
Harga CPO Melonjak, Harga Kakao Anjlok Tajam