Ilustrasi kapal tanker minyak. [Pixabay]
Baca 10 detik
- Harga minyak mentah Brent dan WTI melonjak pada 6 April 2026 akibat gangguan pengiriman di Selat Hormuz.
- Konflik antara Amerika Serikat dan Iran memicu kekhawatiran global terhadap pasokan minyak mentah di Timur Tengah.
- Keputusan OPEC+ meningkatkan produksi dianggap tidak efektif karena adanya gangguan pasokan minyak dari wilayah Rusia.
Dalam pertemuan pada Minggu kemarin, aliansi OPEC+ (termasuk Rusia) menyepakati kenaikan produksi moderat sebesar 206.000 barel per hari untuk bulan Mei.
Namun, para analis menilai keputusan ini hanya akan "indah di atas kertas" karena banyak produsen utama dalam grup tersebut tidak mampu meningkatkan output akibat dampak langsung peperangan.
Kondisi pasokan global kian terjepit setelah pasokan dari Rusia turut terganggu akibat serangan pesawat nirawak (drone) Ukraina terhadap terminal ekspor di Laut Baltik.
Meski laporan media menyebutkan terminal Ust-Luga sudah mulai kembali melakukan pemuatan pada Sabtu lalu setelah terhenti selama berhari-hari, ketidakpastian distribusi masih membayangi pasar energi global.
Komentar
Berita Terkait
-
Sirene Tak Henti! Israel Diguncang Serangan Rudal Iran, 4 Orang Hilang di Haifa
-
Trump Ancam Iran Hidup Menderita Jika Selat Hormuz Ditutup, Siapkan Serangan Besar
-
Serangan Israel di Jnah Beirut Tewaskan Warga hingga Iran Berhasil Tembak Jatuh Pesawat Militer AS
-
Misi Penyelamatan Pilot Gagal Total! AS Panik Ledakan Pesawat Sendiri, Rugi Rp3,2 Triliun!
-
Puing Helikopter Black Hawk dan C-130 AS Berserakan di Gurun Iran
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Pemerintah Resmi Perpanjang Kebijakan WFH 2 Bulan Imbas Perang AS vs Iran
-
Impor Minyak Rusia Tanpa Pertamina, Pemerintah Siapkan BLU Khusus
-
PGN Amankan Kesepakatan Strategis Pasokan Gas Bumi di IPA Convex 2026
-
IHSG dan Rupiah Ambruk, Luhut ke Investor Global: Saya Minta Maaf Karena Situasi Ini!
-
Aturan DHE SDA Resmi, Pemerintah Wajibkan Devisa Hasil Ekspor Disimpan ke Bank Negara
-
Gaji Seret dan Biaya Hidup Naik, Gen Z Kini Tak Bermimpi Punya Rumah
-
Pertamina Bagikan Strategi Jaga Ketahanan Energi di Hadapan Mahasiswa
-
Danantara Sumberdaya Jadi Biang Kerok, IHSG Masuk Level 6.000
-
Status Danantara Sumberdaya Indonesia Bukan BUMN
-
Hormati Kontrak, Pemerintah Pastikan Tidak Ada Pemotongan Kuota Ekspor Gas pada 2026