Bisnis / Energi
Senin, 06 April 2026 | 09:37 WIB
Ilustrasi kapal tanker minyak. [Pixabay]
Baca 10 detik
  • Harga minyak mentah Brent dan WTI melonjak pada 6 April 2026 akibat gangguan pengiriman di Selat Hormuz.
  • Konflik antara Amerika Serikat dan Iran memicu kekhawatiran global terhadap pasokan minyak mentah di Timur Tengah.
  • Keputusan OPEC+ meningkatkan produksi dianggap tidak efektif karena adanya gangguan pasokan minyak dari wilayah Rusia.

Dalam pertemuan pada Minggu kemarin, aliansi OPEC+ (termasuk Rusia) menyepakati kenaikan produksi moderat sebesar 206.000 barel per hari untuk bulan Mei.

Namun, para analis menilai keputusan ini hanya akan "indah di atas kertas" karena banyak produsen utama dalam grup tersebut tidak mampu meningkatkan output akibat dampak langsung peperangan.

Kondisi pasokan global kian terjepit setelah pasokan dari Rusia turut terganggu akibat serangan pesawat nirawak (drone) Ukraina terhadap terminal ekspor di Laut Baltik.

Meski laporan media menyebutkan terminal Ust-Luga sudah mulai kembali melakukan pemuatan pada Sabtu lalu setelah terhenti selama berhari-hari, ketidakpastian distribusi masih membayangi pasar energi global. 

Load More