- RUPST CIMB Niaga menyetujui pembagian dividen tunai senilai Rp4,07 triliun atau 60 persen dari total laba bersih 2025.
- Perusahaan melakukan perombakan susunan pengurus serta mengangkat Budiman Tanjung sebagai direktur baru dalam rapat di Jakarta tersebut.
- CIMB Niaga akan melaksanakan pembelian kembali saham maksimal 220.000 lembar untuk program remunerasi manajemen sesuai regulasi POJK yang berlaku.
Suara.com - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) melaporkan pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai jumbo. Hal ini berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).
Adapun, emiten dengan kode BNGA memberikan 60 persen dari laba bersih tahun buku 2025.
Nilai dividen tunai yang akan dibagikan mencapai angka maksimal Rp4,07 triliun (gross). Jumlah ini diambil dari total laba bersih CIMB Niaga (bank only) tahun buku 2025 yang tercatat sebesar Rp6,78 triliun.
Rencananya, dividen akan dibayarkan kepada pemegang saham selambatnya 30 hari kalender setelah keputusan RUPST.
Direktur Compliance, Corporate Affairs & Legal CIMB Niaga, Fransiska Oei, menyatakan bahwa kinerja positif pada 2025 merupakan cerminan dari fundamental bisnis yang sehat dan konsisten.
"Dengan strategi Forward30, kami meyakini ke depan dapat mempertahankan kinerja yang baik dan memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi para stakeholders. Komitmen ini sejalan dengan purpose kami, ‘Advancing Customers and Society’," ujar Fransiska dalam keterangannya di Jakarta, Senin (20/4/2026).
Selain urusan pembagian laba, RUPST kali ini juga menyepakati perubahan susunan pengurus perseroan. Pemegang saham resmi mengangkat Budiman Tanjung sebagai Direktur CIMB Niaga.
Budiman, sebelumnya dikenal sebagai Chief of Network & Digital Banking di bank yang sama dan memiliki rekam jejak panjang di industri perbankan.
Di lini Dewan Pengawas Syariah (DPS), nama besar Prof. Dr. M. Quraish Shihab, MA kembali dipercaya untuk menjabat sebagai Ketua DPS. Rapat juga menyetujui pengangkatan Dr. H. Hamim Ilyas, M.Ag sebagai anggota DPS baru, menggantikan Prof. Dr. Fathurrahman Djamil, MA.
Baca Juga: Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham
Sementara itu, di jajaran Dewan Komisaris, Didi Syafruddin Yahya diangkat kembali sebagai Presiden Komisaris, didampingi Sri Widowati dan Farina J. Situmorang sebagai Komisaris Independen.
CIMB Niaga juga mengumumkan rencana strategis berupa pembelian kembali (buyback) saham perseroan dari pemegang saham publik. Jumlah maksimum saham yang dibeli kembali adalah 220.000 lembar dengan total biaya maksimal Rp480 juta.
Aksi korporasi ini dilakukan sebagai bagian dari program remunerasi berbasis saham kepada manajemen bank yang tergolong sebagai Material Risk Taker (MRT).
Hal ini dilakukan demi memenuhi regulasi POJK No. 45/2015 mengenai penerapan tata kelola dalam pemberian remunerasi bagi bank umum.
Berikut Susunan Terbaru Pengurus CIMB Niaga (BNGA):
Dewan Komisaris
- Presiden Komisaris: Didi Syafruddin Yahya
- Wakil Presiden Komisaris (Independen): Glenn Muhammad Surya Yusuf
- Komisaris Independen: Sri Widowati, Farina J. Situmorang, Dody Budi Waluyo
- Komisaris: Vera Handajani, Novan Amirudin
Direksi
- Presiden Direktur: Lani Darmawan
- Direktur: Lee Kai Kwong, John Simon, Fransiska Oei, Pandji P. Djajanegara, Henky Sulistyo, Joni Raini,
- Rusly Johannes, Noviady Wahyudi, Rico Usthavia Frans, Budiman Tanjung.
Dewan Pengawas Syariah
- Ketua: Prof. Dr. M. Quraish Shihab, MA
- Anggota: Dr. Yulizar Djamaluddin Sanrego, M.Ec., Dr. H. Hamim Ilyas, M.Ag.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini
-
Bertemu S&P, Purbaya Jelaskan Fondasi Ekonomi Indonesia Masih Kokoh
-
Viral Restoran di Bali Diduga Milik WN Israel, Bagaimana Hukum dan Aturannya?
-
Goldman Sachs Naikkan Target Indeks Pasar Berkembang, Proyeksi Cuan Besar?
-
Jangan Asal Investasi! Kenali Cara Membedakan Pialang Resmi dan Investasi Bodong
-
Day Trading atau Swing Trading? Ini yang Bisa Menguras atau Menyelamatkan Uang Anda
-
Warga Bantah Isu Eksodus di PSN Wanam, Justru Harap Ekonomi dan Lapangan Kerja Makin Tumbuh
-
UU P2SK Resmi Disahkan DPR dan Pemerintah, Ini Rincian 17 Poin Pentingnya
-
Purbaya Bela Danantara usai Diberi Outlook Negatif dari Lembaga Internasional Moody's
-
DSI Berpotensi Dongkrak Devisa dan Stabilkan Rupiah, Tapi Ada Risiko Tumpang Tindih Lembaga