Suara.com - Menjelang penyelenggaraan IPA Convention & Exhibition (IPA Convex) ke-50, pelaku industri di sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) menegaskan peran strategisnya dalam mendukung swasembada energi nasional, penguatan kapasitas nasional, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasi.
Kepala Divisi Formalitas SKK Migas, George N.M. Simanjuntak, menyampaikan bahwa kontribusi industri hulu migas tidak hanya tercermin melalui produksi energi dan penerimaan negara, tetapi juga melalui berbagai instrumen ekonomi dan sosial yang saling melengkapi, mulai dari Dana Bagi Hasil (DBH), multiplier effect ekonomi, hingga Program Pelibatan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).
“Selama ini kontribusi industri hulu migas sering dilihat hanya dari sisi penerimaan negara. Padahal, jika dilihat secara utuh, terdapat DBH bagi daerah, efek berganda terhadap perekonomian lokal dan nasional, penguatan rantai pasok dalam negeri, serta PPM yang berperan strategis dalam menjaga keberlanjutan operasi. PPM harus dipahami setara dengan instrumen kontribusi lainnya, sebagai investasi sosial jangka panjang,” ujar George dalam Media Briefing bertajuk “Kontribusi Sektor Migas Bagi Indonesia”, di Jakarta, Selasa (27/1/2026).
George menjelaskan bahwa SKK Migas saat ini tengah melakukan transformasi menyeluruh terhadap pendekatan PPM, dari yang sebelumnya didominasi bantuan sesaat menjadi investasi sosial strategis yang terencana, terukur, dan berdampak jangka panjang. Berdasarkan kajian akademis, sekitar 57 persen program PPM sebelumnya masih bersifat filantropi atau donasi jangka pendek, sehingga belum sepenuhnya mendorong kemandirian masyarakat secara berkelanjutan.
“Pendekatan lama tidak lagi cukup menjawab dinamika sosial masyarakat yang semakin kompleks di sekitar wilayah operasi. Karena itu, PPM kami dorong menjadi bagian dari siklus operasi hulu migas, sejajar dengan aspek teknis dan bisnis, untuk memperkuat social license to operate dan keberlanjutan pasokan energi,” tegasnya.
Transformasi PPM dilakukan melalui perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan program yang lebih sistematis dengan pendekatan Logical Framework Analysis (LFA), serta diperkuat dengan penambahan pilar strategis tata kelola dan penguatan kelembagaan. Pendekatan ini didukung oleh social and business mapping agar program tepat sasaran, selaras dengan prioritas pembangunan daerah, dan berorientasi pada kemandirian masyarakat, khususnya di wilayah ring-1 yang paling terdampak aktivitas hulu migas.
Perubahan paradigma tersebut, lanjut George, sejalan dengan arah kebijakan nasional, termasuk Asta Cita Presiden Prabowo yang menekankan pentingnya ketahanan dan kemandirian energi, sekaligus pemerataan manfaat pembangunan hingga ke daerah.
Sementara itu, Chairperson of IPA Supply Chain Committee, Kenneth Gunawan, menekankan pentingnya penguatan kapasitas nasional melalui optimalisasi rantai pasok dalam negeri. Ia menyebutkan bahwa perusahaan dalam negeri kini memegang peran signifikan dalam rantai pasok sektor hulu migas, sementara keterlibatan perusahaan modal asing dibatasi pada komoditas tertentu yang membutuhkan teknologi dan pengalaman tinggi.
“KKKS secara aktif melakukan assessment, pengujian produk dalam negeri, serta pelaksanaan pilot project bersama SKK Migas untuk meningkatkan kapabilitas penyedia barang dan jasa nasional. Upaya ini menciptakan multiplier effect ekonomi yang signifikan bagi daerah dan nasional,” ujar Kenneth. Ia menambahkan tantangan utama masih berkaitan dengan kendala operasional dan keterbatasan pembiayaan proyek berskala besar yang berjalan simultan.
Baca Juga: TNI AL Latih UMKM Pesisir Olah Hasil Laut dan Kedelai, Dorong Kemandirian Ekonomi
Kenneth menegaskan sektor hulu migas tetap memiliki peran krusial dalam menopang perekonomian dan ketahanan energi Indonesia, terutama di tengah fase transisi energi.
“Industri hulu migas berada pada fase penting untuk memastikan pasokan energi yang andal dan terjangkau, sembari mendukung agenda transisi energi. Kolaborasi erat antara pemerintah, industri, dan pemangku kepentingan menjadi kunci agar kontribusi sektor ini tetap optimal dan berkelanjutan,” ujar Marjolijn.
Ia menambahkan IPA Convex ke-50 tidak hanya menjadi ajang industri, tetapi juga platform dialog nasional untuk menunjukkan secara transparan kontribusi sektor hulu migas terhadap perekonomian, investasi, transfer pengetahuan, pembangunan daerah, dan ketahanan energi nasional.
“Menjaga keseimbangan antara pemenuhan kebutuhan energi dan agenda transisi energi akan menentukan keberlanjutan sektor hulu migas dan pencapaian swasembada energi Indonesia ke depan,” tutupnya. ***
Berita Terkait
-
TNI AL Latih UMKM Pesisir Olah Hasil Laut dan Kedelai, Dorong Kemandirian Ekonomi
-
Dukung Resiliensi UMKM di Era Perubahan, Shopee & JNE Gelar Pelatihan Bagi Puluhan Pengusaha Lokal
-
BRI Salurkan KUR Rp31,42 Triliun, Dorong Pertumbuhan UMKM dan Ekonomi Kerakyatan
-
CIMB Niaga Bidik Nasabah Pelaku Usaha dari UMKM hingga Korporasi
-
BRI Dorong UMKM Desa Hendrosari Lewat Program Desa BRILiaN dan Wisata Lontar Sewu
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
BUMI Hingga BULL Jadi Saham Rekomendasi di Tengah Gejolak Minyak, Cek IHSG Hari Ini
-
Revisi UU Pemilu Harus Perkuat Demokrasi, Bukan Sekadar Ubah Aturan
-
Sepatu On Cloud Ori Apakah Dijual di Shopee? Begini Cara Membeli Produk Asli yang Aman
-
IU Tunda Konser dan Perilisan Album Baru, Imbas Kondisi Kesehatan Memburuk
-
Tiga Titik Putaran Balik di Cakung-Cilincing Bakal Ditutup Setiap Sore Sampai Arus Lalin Lancar
-
MultiRealm Games Bidik Amerika Latin hingga Eropa di Tengah Ledakan Industri Game
-
Ada Aset Diduga Berasal dari Dana Lender PT Dana Syariah Indonesia, 32 Pihak Diperiksa
-
Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak, Solusi atau Masalah?
-
5 Cara Merawat Kuku agar Tidak Mudah Patah, Lindungi dengan Langkah Sederhana Ini
-
Apa Tema Hari Anak Nasional Tahun 2026? Ini Maknanya