- PT Semen Indonesia mencatatkan laba bersih sebesar Rp80 miliar pada kuartal pertama tahun 2026 di tengah tekanan industri.
- Kinerja positif didorong oleh peningkatan volume penjualan domestik sebesar 5,4 persen serta transformasi efisiensi biaya yang konsisten dijalankan.
- SIG membangun fasilitas ekspor di Tuban untuk mengoptimalkan utilitas produksi dan menyiasati kelebihan pasokan semen di pasar domestik.
Suara.com - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG mencatatkan laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp80 miliar pada kuartal I 2026.
Kinerja positif ini diraih di tengah tekanan industri semen domestik yang masih dibayangi kondisi kelebihan pasokan atau overcapacity.
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, mengatakan capaian tersebut ditopang oleh kenaikan volume penjualan, pertumbuhan pendapatan, serta hasil transformasi bisnis yang terus dijalankan perusahaan.
“Transformasi bisnis yang dilakukan SIG berfokus pada tiga strategi utama yaitu peningkatan pengelolaan pasar mikro, efisiensi biaya, serta optimalisasi produk turunan semen dan portofolio yang menjadi katalis pertumbuhan kinerja perusahaan,” ujar Vita dilansir dari laman Antara, Sabtu (2/5/2026).
Pada kuartal I 2026, SIG membukukan volume penjualan sebesar 8,71 juta ton atau tumbuh 1,7 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 8,57 juta ton.
Kenaikan penjualan terutama berasal dari pasar domestik yang meningkat 5,4 persen secara tahunan.
Segmen semen kantong menjadi pendorong utama dengan pertumbuhan mencapai 11 persen, lebih tinggi dibanding pertumbuhan permintaan semen nasional yang berada di level 7 persen.
Namun demikian, penjualan regional SIG tercatat mengalami kontraksi sebesar 8 persen secara tahunan pada periode yang sama.
Dari sisi keuangan, SIG mencatat pendapatan sebesar Rp8,29 triliun dengan beban pokok pendapatan mencapai Rp6,62 triliun.
Baca Juga: Mandiri Inhealth Raup Laba Rp82,8 Miliar di Kuartal I 2026, Apa Pendorongnya?
Perseroan juga membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp156 miliar dan EBITDA sebesar Rp1,06 triliun.
Menurut Vita, capaian tersebut memperlihatkan tren pemulihan yang terus berlanjut sejak kuartal IV 2025, meski industri semen masih menghadapi tantangan berat akibat dinamika global dan tekanan biaya produksi.
“Selain kinerja penjualan yang mengalami peningkatan, pendapatan juga tercatat naik 8,3 persen disertai kenaikan laba sebesar 88,7 persen,” katanya.
Di sisi lain, beban pokok pendapatan SIG meningkat 8,6 persen secara tahunan seiring kenaikan volume penjualan serta naiknya harga bahan bakar dan energi.
Biaya operasional juga naik 9 persen, namun perusahaan berhasil menekan biaya keuangan bersih hingga turun 35,4 persen lewat strategi pengelolaan keuangan yang lebih efisien.
Untuk memperkuat pertumbuhan bisnis, SIG juga mulai mendorong ekspansi pasar ekspor.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 2 Mei 2026: Antam Melonjak, UBS Turun, Galeri24 Naik Tipis
-
Indef Nilai KUR Bunga 5 Persen Yang Dicanangkan Presiden Prabowo Efektif Bantu UMKM
-
Titah Sultan HB IX untuk Mbah Carik, Terbukti Jadi Rezeki Anak Cucu
-
Rencana KUR Bunga 5 Persen, Presiden Probowo Diingatkan Tak Salah Sasaran
-
Sah! Dokumen Digital Kini Makin Sakti, Ini Cara Pakai E-Meterai Agar Lolos Rekrutmen Kerja
-
PLN Mulai Tender Raksasa PLTS 1,225 GW, Tersebar dari Jawa hingga Papua
-
Pidato di hadapan Buruh, Prabowo Janji Kucurkan KUR Bunga 5 Persen per Tahun
-
BRI Imbau Masyarakat Waspada Modus Penipuan KUR, Ingatkan Masyarakat Jaga Data Pribadi
-
Pemerintah Gratiskan Sertifikasi TKDN Lewat Skema Self Declare
-
Disparitas Harga Jadi Pemicu Penyalahgunaan BBM Subsidi dan LPG 3Kg