Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti di Kantor BPS RI, Jakarta, Selasa (5/5/2026). [Suara.com/Fakhri]
Baca 10 detik
- BPS melaporkan ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen secara tahunan pada triwulan pertama 2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
- Capaian ekonomi nasional ditopang oleh sektor industri pengolahan, perdagangan, pertanian, konstruksi, serta sektor akomodasi dan makanan minuman.
- Meski terjadi kontraksi kuartalan sebesar 0,77 persen, mayoritas lapangan usaha mencatat pertumbuhan positif sepanjang triwulan pertama tahun 2026.
Disusul sektor perdagangan sebesar 0,82 basis poin, pertanian 0,55 basis poin, dan konstruksi 0,53 basis poin.
“Lapangan usaha industri pengolahan menjadi sumber pertumbuhan terbesar yaitu sebesar 1,03% basis poin,” ucap Amalia.
Komentar
Berita Terkait
-
Purbaya di Depan Investor Global: Pertumbuhan RI Tak Hanya Stabil, Tapi Juga Akan Lebih Produktif
-
Laporan Terbaru IMF: Ekonomi RI Tumbuh Berat Tahun Ini
-
Ekonomi Indonesia Masih Bisa Tumbuh di atas 5 Persen di Tengah Gejolak Global
-
Airlangga Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 Capai 5,3 Persen
-
Prabowo Tunjuk Airlangga Jadi Ketua Satgas Pertumbuhan Ekonomi, Wakilnya Purbaya
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok
-
Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay
-
Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen
-
IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000
-
RUPS 2025 Patra Jasa Catat Kinerja Positif Dorong Pertumbuhan Pendapatan Perusahaan
-
Rupiah Konsisten Menguat pada Rabu
-
Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel
-
Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?
-
Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI
-
Indonesia Sudah Stop Impor Solar Sejak April