- Pemerintah mengembangkan CNG sebagai alternatif LPG karena bahan bakunya lebih melimpah di dalam negeri.
- Publik menyoroti perbedaan CNG dan LPG, terutama soal harga dan penggunaan rumah tangga.
- Keduanya memiliki perbedaan dalam penyimpanan, distribusi, serta kelebihan dan kekurangan masing-masing.
CNG dinilai lebih ramah lingkungan karena menghasilkan emisi yang lebih rendah dibanding LPG. Gas ini juga dianggap lebih bersih karena kandungan utamanya berupa metana.
5. Nilai kalor dan energi
LPG memiliki nilai kalor lebih tinggi sehingga panas yang dihasilkan cenderung lebih besar. Sementara CNG dikenal lebih hemat dan efisien dalam jangka panjang untuk beberapa penggunaan tertentu.
6. Kebutuhan ruang penyimpanan
Tabung CNG biasanya membutuhkan ukuran lebih besar karena gas disimpan dalam bentuk terkompresi. LPG lebih praktis karena dalam bentuk cair sehingga penyimpanannya lebih ringkas.
Benarkah CNG Lebih Murah dari LPG? Ini Kata Menteri ESDM
Digadang-gadang sebagai pengganti LPG, CNG diklaim memiliki harga yang lebih murah dibanding LPG yang selama ini digunakan masyarakat. Benarkah?
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan harga CNG berpotensi lebih murah dibanding LPG karena bahan bakunya melimpah di dalam negeri.
Berbeda dengan LPG yang sebagian besar masih bergantung pada impor, CNG berasal dari gas domestik sehingga biaya transportasi dan distribusinya lebih rendah.
"Doakan seperti itu ya (lebih murah dari LPG). Minimal sama (harganya)," tutur Bahlil ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta pada Rabu, 6 Mei 2026.
Baca Juga: Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
Selain itu, pemerintah menilai penggunaan CNG dapat membantu mengurangi beban subsidi energi negara.
Pengembangan CNG juga disebut berpotensi menghemat devisa negara hingga ratusan triliun rupiah karena impor LPG bisa ditekan.
Meski begitu, penggunaan CNG sebagai pengganti LPG masih dalam tahap pengembangan dan uji coba.
Pemerintah saat ini masih mengkaji skema subsidi, bentuk tabung, hingga teknologi yang akan digunakan agar tetap aman dan terjangkau bagi masyarakat.
Di media sosial, wacana penggantian LPG ke CNG juga memunculkan berbagai tanggapan dari masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP
-
Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini
-
4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak
-
IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini
-
Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan
-
Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur
-
PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif
-
Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan
-
Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara
-
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!