Nama aplikasi atau merek layanan
Nomor izin
Website resmi
Jenis layanan
Kanal pengaduan
Alamat kantor atau identitas badan usaha
Sebagai contoh, pinjaman daring Adapundi yang informasi nama perusahaannya, nama aplikasi, nomor izin serta jenis layanan bisa Anda akses secara lengkap dan komprehensif di website OJK maupun website resmi perusahaan.
Media sosial Adapundi pun rutin memberikan edukasi terkait praktik pinjaman online ilegal untuk mencegah praktik penipuan pinjaman online ilegal semakin masif.
Melindungi Konsumen dari Praktik Tidak Transparan
Layanan keuangan yang resmi wajib menyampaikan informasi secara jelas. Transparansi ini penting karena banyak sengketa keuangan bermula dari konsumen yang tidak memahami biaya, bunga, denda, risiko, atau isi kontrak.
Baca Juga: OJK Sebut Ada Bank Syariah yang Buka di Tahun 2026, Ini Bocorannya
Beberapa informasi yang harus diperhatikan sebelum menyetujui layanan adalah:
Biaya: Periksa biaya administrasi, biaya layanan, biaya provisi, atau biaya lain yang mungkin dikenakan.
Bunga atau imbal hasil: Untuk pinjaman, pahami bunga dan total kewajiban pembayaran. Untuk investasi, pahami potensi imbal hasil sekaligus risikonya.
Syarat kontrak: Baca ketentuan penggunaan layanan, hak dan kewajiban konsumen, serta mekanisme penyelesaian sengketa.
Risiko produk: Produk keuangan tidak hanya menawarkan manfaat, tetapi juga risiko. Layanan resmi seharusnya menjelaskan risiko tersebut secara proporsional.
Memberi Akses ke Mekanisme Pengaduan Resmi
Salah satu manfaat memilih layanan yang berada dalam ekosistem resmi adalah adanya mekanisme pengaduan. Konsumen dapat menyampaikan keluhan terlebih dahulu kepada penyedia layanan. Jika tidak mendapatkan penyelesaian yang memadai, konsumen dapat menggunakan kanal pengaduan OJK sesuai kewenangan yang berlaku.
OJK memiliki fungsi edukasi dan perlindungan konsumen, termasuk pelayanan konsumen, pengawasan market conduct, dan pembelaan hukum perlindungan konsumen.
Adapundi Pilihan Layanan Keuangan Berizin dan Diawasi OJK
Keputusan finansial yang baik tidak hanya berdasarkan promosi, testimoni, atau kemudahan proses. Konsumen perlu menilai legalitas, risiko, biaya, kemampuan bayar, dan kewajiban jangka panjang.
Misalnya, dalam memilih pinjaman online tanpa jaminan, konsumen sebaiknya tidak hanya mempertimbangkan proses cepat cair. Hal yang lebih penting adalah memastikan penyelenggara tersebut berizin, memiliki informasi biaya yang transparan, menyediakan kontrak yang jelas, serta memiliki kanal layanan pelanggan resmi.
Inilah yang akan Anda dapat ketika memilih pinjaman daring Adapundi, yang sudah memiliki izin dengan nomor izin KEP-48/D.05/2021 serta diawasi OJK, dari sini bisa dicek bahwa Adapundi adalah pinjaman legal.
Status pinjaman legal ini tentunya memberikan rasa tenang sebelum mengajukan dana di Adapundi.
Adapundi sendiri memiliki limit hingga Rp100 juta, dengan tenor 12 bulan dan bunga rendah, proses pengajuan sederhana cukup dengan KTP. Setelah proses pengajuan disetujui dana akan langsung cair ke rekening. ***
Berita Terkait
-
OJK Punya Jurus Baru Dongkrak Ekonomi Daerah dan UMKM
-
OJK Tekankan Pentingnya Pasar Modal demi Pertumbuhan 7,5 Persen, Tapi Modal Asing Terus Kabur
-
OJK Lihat Bisnis BPD Masih Baik-baik Saja
-
BI Minta Publik Tak Borong Dolar, saat Masyarakat Ramai-ramai Timbun Valas di Bank
-
Rupiah Loyo, Orang RI Ramai-Ramai Timbun Dolar di Bank
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik
-
ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS
-
Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban
-
Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham
-
Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout
-
Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?
-
Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG
-
PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara
-
Rupiah Melemah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar, Bagaimana Nasib Harga Pertalite?
-
MSCI Berlaku Hari Ini, IHSG Berakhir di Zona Merah ke Level 6.127