Misalnya, jika target emas di kisaran 10%, maka dapat meningkatkan porsinya menjadi 15% setelah harga emas mengalami kenaikan.
Dengan kata lain, investor dapat menjual sebagian emas yang dimiliki atau menambah aset lain supaya kembali menjadi 10%.
Sebaliknya, pertimbangkan untuk membeli emas untuk kembali ke target ketika harga emas menurun dan porsinya menjadi 6%.
Langkah ini dapat membantu untuk menghindari overweight, mengunci keuntungan, sekaligus mempertahankan disiplin strategi.
Optimasi Aset Pelindung Nilai Lewat Deposito Emas di Pegadaian
Menemukan berapa idealnya porsi emas dalam portofolio investasi merupakan langkah awal untuk melindungi kekayaan dari ketidakpastian pasar.
Agar dana simpanan tersebut tidak mudah terusik oleh pengeluaran impulsif, kunci porsi stabilisator finansial ini secara konsisten dengan instrumen berjangka, seperti Deposito Emas.
Layanan dari Pegadaian ini bisa menjadi opsi yang dipertimbangkan karena memiliki izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga legalitasnya terjamin,
Melalui Deposito Emas, aset emas tidak sekadar tersimpan dengan aman, melainkan berpotensi memberikan imbal hasil hingga 1% per tahun.
Jadi, selain mendapatkan potensi keuntungan dari kenaikan harga emas itu sendiri, nasabah bisa mendapatkan benefit lebih dari bunga imbal hasil Deposito Emas.
Baca Juga: Cara Cerdas Simpan Dana dengan Perlindungan Maksimal di Deposito BRI
Menariknya, seluruh pengelolaan komoditas ini sekarang terintegrasi penuh dalam satu genggaman di aplikasi Tring! by Pegadaian.
Jadi, yuk maksimalkan diversifikasi investasi dengan emas lewat cara yang lebih praktis sekaligus modern sekarang! ***
Berita Terkait
-
Apakah Deposito Harus Bayar Tiap Bulan? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Disentil Menkeu Purbaya Soal Dana Mengendap, KDM: Itu Kas Daerah, Bukan Deposito!
-
5 Fakta Sandra Dewi Lawan Negara, Perjuangkan Deposito Rp33 Miliar dan Tas Branded!
-
Cara Hitung Bunga Deposito Tabungan 2025
-
Saatnya Gerakkan Emasmu, Deposito Emas Pegadaian Tembus 1 Ton
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Pemerintah Mau Sungguh-sungguh Memberantas Korupsi? Gibran: Koruptor Harus Dimiskinkan
-
Tayang 6 Agustus, Netflix Hadirkan My Life with the Walter Boys Season 3
-
Askrindo Tegaskan Komitmen Bangun SDM Unggul Lewat Program Mobil Pintar
-
Menteri Mukhtarudin dan Menaker Turki Bahas Penguatan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia
-
Warga 4 Desa Melawan Penutupan Akses Bendungan Lahor
-
Apa Saja Zodiak yang Termasuk dalam Elemen Api? Ini Daftar dan Karakteristiknya
-
3 Lip Balm Wardah untuk Bibir Kering dan Gelap, Pilih yang Sesuai Kebutuhan Menurut Review
-
Menghapus Jejak "Hantu" di Cloud dan Memutus Rantai Penguntitan Siber Pasca-Hubungan
-
Bulog Catat Penyerapan 3,5 Juta Ton Setara Beras, Perkuat Cadangan Pangan Nasional
-
Sebut Pramono 'Asbun', Waketum PSI: Prabowo dan Surya Paloh Bukti Sukses Keluar dari Partai Lama