Bisnis / Keuangan
Selasa, 07 Juli 2026 | 07:15 WIB
Gedung Bank Mandiri. (Dok: Bank Mandiri)
Baca 10 detik
  • Hingga 31 Mei 2026, Bank Mandiri menyalurkan KUR senilai Rp17,77 triliun kepada 135.829 pelaku UMKM di seluruh Indonesia.
  • Penyaluran KUR difokuskan pada sektor produktif untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dengan rasio kredit bermasalah tetap terjaga satu persen.
  • Bank Mandiri terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan guna meningkatkan kapasitas produksi serta pertumbuhan ekonomi nasional.

Hingga Mei 2026, perseroan telah menyalurkan Kredit Program Perumahan (KPP) pada sisi permintaan (demand) sebesar Rp493,10 miliar kepada 1.764 debitur.

Pembiayaan tersebut ditujukan bagi pelaku UMKM yang membutuhkan dukungan untuk pembelian, pembangunan, maupun renovasi properti guna menunjang kegiatan usahanya.

Ilustrasi produksi sepatu rumahan. [Suara.com]

Secara kumulatif sejak program KUR diluncurkan pemerintah pada 2008 hingga 31 Mei 2026, Bank Mandiri telah menyalurkan Rp321,01 triliun kepada 3,72 juta debitur di seluruh Indonesia.

Capaian tersebut menjadikan perseroan sebagai salah satu penyalur KUR terbesar yang konsisten mendukung pengembangan ekonomi kerakyatan.

Untuk menjaga kualitas sekaligus mempercepat penyaluran pembiayaan, Bank Mandiri terus mengembangkan strategi pembiayaan berbasis ekosistem melalui pendekatan closed-loop yang menghubungkan nasabah wholesale, sentra produksi, dan sektor unggulan daerah.

Strategi tersebut memperkuat sinergi antara UMKM, pemasok, distributor, agregator, hingga off-taker dalam satu rantai nilai usaha.

Perseroan juga terus memperluas akses layanan keuangan melalui jaringan Mandiri Agen, layanan digital, serta berbagai program literasi dan inklusi keuangan guna meningkatkan kapasitas pelaku usaha dalam mengelola bisnis secara modern dan berkelanjutan.

Ke depan, Bank Mandiri menegaskan akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan agar penyaluran KUR Bank Mandiri semakin tepat sasaran, mampu mempercepat pertumbuhan UMKM, memperluas lapangan kerja, serta memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Dengan dukungan jaringan layanan yang semakin kuat dan ekosistem bisnis yang terus berkembang, kami optimistis penyaluran KUR dapat semakin mempercepat pertumbuhan sektor produktif nasional. Kami ingin memastikan setiap pembiayaan yang disalurkan mampu menciptakan nilai ekonomi baru, memperluas kesempatan kerja, dan memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan," tutup Bayu.

Baca Juga: BRI dan Danantara Perkuat Sinergi, Kinerja Solid Dukung Program Strategis Nasional

Load More