- Hingga 31 Mei 2026, Bank Mandiri menyalurkan KUR senilai Rp17,77 triliun kepada 135.829 pelaku UMKM di seluruh Indonesia.
- Penyaluran KUR difokuskan pada sektor produktif untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dengan rasio kredit bermasalah tetap terjaga satu persen.
- Bank Mandiri terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan guna meningkatkan kapasitas produksi serta pertumbuhan ekonomi nasional.
Hingga Mei 2026, perseroan telah menyalurkan Kredit Program Perumahan (KPP) pada sisi permintaan (demand) sebesar Rp493,10 miliar kepada 1.764 debitur.
Pembiayaan tersebut ditujukan bagi pelaku UMKM yang membutuhkan dukungan untuk pembelian, pembangunan, maupun renovasi properti guna menunjang kegiatan usahanya.
Secara kumulatif sejak program KUR diluncurkan pemerintah pada 2008 hingga 31 Mei 2026, Bank Mandiri telah menyalurkan Rp321,01 triliun kepada 3,72 juta debitur di seluruh Indonesia.
Capaian tersebut menjadikan perseroan sebagai salah satu penyalur KUR terbesar yang konsisten mendukung pengembangan ekonomi kerakyatan.
Untuk menjaga kualitas sekaligus mempercepat penyaluran pembiayaan, Bank Mandiri terus mengembangkan strategi pembiayaan berbasis ekosistem melalui pendekatan closed-loop yang menghubungkan nasabah wholesale, sentra produksi, dan sektor unggulan daerah.
Strategi tersebut memperkuat sinergi antara UMKM, pemasok, distributor, agregator, hingga off-taker dalam satu rantai nilai usaha.
Perseroan juga terus memperluas akses layanan keuangan melalui jaringan Mandiri Agen, layanan digital, serta berbagai program literasi dan inklusi keuangan guna meningkatkan kapasitas pelaku usaha dalam mengelola bisnis secara modern dan berkelanjutan.
Ke depan, Bank Mandiri menegaskan akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan agar penyaluran KUR Bank Mandiri semakin tepat sasaran, mampu mempercepat pertumbuhan UMKM, memperluas lapangan kerja, serta memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.
"Dengan dukungan jaringan layanan yang semakin kuat dan ekosistem bisnis yang terus berkembang, kami optimistis penyaluran KUR dapat semakin mempercepat pertumbuhan sektor produktif nasional. Kami ingin memastikan setiap pembiayaan yang disalurkan mampu menciptakan nilai ekonomi baru, memperluas kesempatan kerja, dan memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan," tutup Bayu.
Baca Juga: BRI dan Danantara Perkuat Sinergi, Kinerja Solid Dukung Program Strategis Nasional
Berita Terkait
-
HSBC Indonesia Nilai Akses Pembiayaan Modal Kerja Penting Buat UMKM
-
cashUP Perkuat Ekosistem UMKM Digital, Satukan Pembayaran, Pembiayaan, dan Teknologi
-
BI Siapkan Wirausaha Baru dan Jutaan Peluang Kerja lewat Program Transformasi UMKM Nasional
-
Gubernur BI: UMKM Jangan Langsung Diberi Modal
-
Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka
-
Mulai Juli 2026, Pemutihan Data SLIK Wajib Selesai dalam 3 Hari Kerja
-
Sudah Dapat 4 Juta Ha Lahan, Agrinas Akan Buka 400.000 Ha Kebun Sawit Baru
-
Penyeragaman Kemasan Rokok Akan Picu Masalah-masalah Baru
-
Agrinas Palma Buka 20.000 Lowongan Pekerjaan di Perkebunan Sawit Hasil Sitaan Satgas PKH
-
Riwayat Pinjol Kecil 'Dihapus' dari SLIK OJK, Ajukan KPR Kini Bisa Lebih Mudah
-
Ekonomi Kreatif Disiapkan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Jakarta, OJK Perkuat Akses Pembiayaan
-
Utang di Bawah Rp1 Juta Tidak Masuk SLIK OJK, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Lagi-lagi SLIK Biang Masalah, Bikin Susah MBR Punya Rumah Murah
-
Terungkap! Masifnya Aliran Dana Investasi Kripto RI Rata-rata Hasil Penipuan