Kisruh Jakarta Internasional Stadium (JIS) yang dianggap tak sesuai dengan standar FIFA berbuntut panjang. Konsultan internasional Buro Happold sampai ikut terseret.
Buro Happold ialah perusahaan konsultan internasional kenamaan. Konsultan berbasis di Inggris itu disebut bekerjasama dengan Jakarta Konsultan (JakKon) dalam proses pembangunan JIS.
Belakangan pasca kisruh JIS yang dianggap tak sesuai standar FIFA, Buro Happold menghapus JIS dalam proyek mereka. Hal ini membuat sejumlah netizen menuliskan komentar miring terhadap Buro Happold.
Pada unggahan akun resmi Buro Happold, sejumlah netizen Indonesia menuliskan komentar pedas.
"Buro Happold kumpulan manusia2 tidak profesional, hanya kaleng2 kosong," tulis netizen Indonesia diunggahan Buro pada 8 Juli 2023.
"wadu2 pelangi 1 kolam. Ga heran jika nanti pernyataan kang buro bela rezim," sambung netizen Indonesia lainnya.
"Dear @burohappold, why is the Jakarta International Stadium Project Information in Jakarta Indonesia missing from your web site" tanya akun lainnya.
Sebagai konsultan, Buro Happold bukan kaleng-kaleng. Bagaimana tidak, mereka ikut merancang stadion Piala Dunia 2022 di Qatar.
Perusahan ini sudah berdiri sejak 1970 di kota Bath. Pendiri perusahaan tersebut adalah Ted Happold.
Awalnya, perusahaan ini hanya memiliki tujuh orang pekerja. Kini, jumlah karyawannya terus berkembang hingga lebih dari 2.500 orang yang tersebar di 37 lokasi di dunia.
Berita Terkait
-
Gaduh Rencana Renovasi JIS: Dianggap Bernuansa Politis, Kubu Anies Minta FIFA Turun Tangan
-
Belum Kunjung Debut Bareng Timnas Indonesia, Sandy Walsh Tetap Pede Umbar Target Ambisius
-
FIFA U-17: Hati-hati Lakukan Naturalisasi, Timnas Indonesia Bisa Rugi Nanti
-
Hapus JIS dari Situsnya, Apa Itu Buro Happold?
-
3 Stadion Dunia Ini Punya Rumput Sama dengan JIS, Tetap Standar FIFA
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Rupiah Paling Kuat se-Asia, Tembus Level Rp17.888 per Dolar AS
-
Jakarta IP Market 2026 Hadir untuk Mendorong Lahirnya Kolaborasi dan Peluang Bisnis Baru
-
Bukan Sekadar Anak Kiai, Indah Permatasari Ungkap Sisi Pemberontak di Film Ibadah dan Cinta
-
Biaya Lepas WNI Naik Jadi Rp5 Juta, Begini Reaksi Puan Maharani
-
Episode Gagal Bayar Korporasi RI Berlanjut
-
Literasi Digital: Keterampilan Baru yang Wajib Dimiliki Siswa
-
4 Fakta Situasi Terkini Mees Hilgers, Pelatih Sudah Angkat Tangan
-
Terowongan PLTA Meledak, 9 orang Tewas dan 27 Lainnya Terjebak di Pegunungan Himalaya
-
Di Balik Jendela KRL: Pelajaran yang Tak Pernah Diajarkan Dosenku di Dalam Kelas
-
Tarif Lepas WNI Rp5 Juta, Harusnya Fokus Kenapa Banyak Warga yang Ingin Lepas Kewarganegaraan