Suara.com - Manajemen PSM Makassar mengisyaratkan mengontrak mantan pemain timnas Jepang U-21 Seiji Saito menghadapi Indonesia Soccer Championship (ISC) yang mulai digulirkan pada April 2016.
Direktur Klub PSM, Sumirlan di Makassar, Rabu, mengatakan pemain berusia 29 tahun itu memang memiliki kemampuan dan keunggulan dalam memberikan umpan-umpan akurat sehingga cocok memerankan posisi 'playmaker' di tim Juku Eja.
"Seiji Saito memiliki kans untuk kita rekrut. Selama beerapa hari berlatih bersama tim, pemain yang bersangkutan menunjukkan telah penampilan yang cukup menjanjikan. Ini menjadi awal yang bagus tentunya," katanya.
Selain memiliki kelebihan dalam umpan, kata dia, mantan pemain Sao Paolo Brasil itu juga dari postur juga dinilai cukup ideal untuk sebagai playmaker. Pihaknya juga memuji kemampuan pemain yang bersangutan dalam mencetak gol.
Dalam beberapa latihan, Seiji memang beberapa kali sukses melepaskan tembakan keras yang sukses berbuah gol. Ini tentu modal yang bagus dan diharapkan bisa menjadi solusi saat terjadi kebuntuan dalam tim dipertandingan nanti.
"Jika jadi direktur, kita tentu punya banyak pilihan diposisi playmaker. Sebab sebelumnya, kita lebih dulu sdah mengontrak gelandang pengatur serangan asalBrasil Alex da Silva de Souza," ujarnya.
Sebelulnya, Seiji DSaito memang telah meminta kepada manajemen dan pelatihagar diberikan waktu adaptasi hingga lima hari kedepan sebelum menilai kualitasnya.
"Saya berharap tidka terlalu terburu-buru menilai saya. Berikan saya waktu lima hari kedepan agar bisa mengeluarkan kemampuan terbaik saya sebagai syarat bergabung dalam tim," ujarnya.
Pemain berposisi playmaker itu memang mengaku butuh waktu lebih untuk bisa beradaptasi. Bukan hanya persoalan baru tiba Sabtu malam, dirinya juga belum mengetahui ciri khas para pemain dan strategi bermain seperti apa yang diinginkan pelatih.
"Saya akui butuh waktu untuk bisa menampilkan kemampuan terbaik saya. Saya juga punya keyakinan bisa memperkuat PSM di kompetisi nanti," sebutnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Gustavo Almeida Beberkan Masalah Besar Persija di Awal Putaran Kedua Super League
-
GBK Dipakai Timnas Indonesia, Persija Bidik JIS saat Jamu PSM Makassar
-
Hasil PSM vs Bali United: Rekor Gol Tercepat Mustafic Warnai Kemenangan Serdadu Tridatu di Parepare
-
Prediksi PSM Makassar vs Bali United di BRI Super League 9 Januari 2026
-
Duo Sayuri Dapat Pengakuan Disebut Layak Main di Liga Portugal
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
-
Ajax Pamerkan Sesi Latihan Maarten Paes, Peluang Debut Lawan Fortuna Sittard Terbuka
-
Tak Lazim, Spanyol Bakal Bawa 4 Kiper ke Piala Dunia 2026?
-
Kekuatan 3 Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Asal-usul Darah Indonesia Tony Kouwen, Kiper Muda yang Trial di Atletico Madrid