Bola / Bola Indonesia
Sabtu, 03 Maret 2018 | 12:19 WIB
Kapten Bali United, Fadil Sausu (kiri) (Suara.com/Adie Prasetyo)

Suara.com - Kapten Bali United, Fadil Sausu mengakui ada kerugian yang dialami para pemain jika kick-off Liga 1 2018 mundur. Salah satu kerugian adalah para pemain bakal mengalami kejenuhan.

Itu terjadi lantaran pemain terus menjalani latihan tanpa tahu kepastian jadwal kompetisi. Para pemain yang jelas ingin adanya pertandingan bukan hanya latihan saja.

”Yang pasti ada jenuhnya. Mungkin, ada juga tim-tim yang meliburkan pemainnya. Kalau sudah libur latihan, kan pasti harus melakukan persiapan sejak awal lagi," kata Fadil.

Sebagaimana diketahui, PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator telah mengumumkan bahwa kick-off Liga 1 bakal diundur. Itu karena belum ada kecocokan jadwal dengan program Tmnas Indonesia.

Bagi Bali United, mundurnya Liga 1 bukanlah perkara begitu besar. Pasalnya, tim besutan Widodo Cahyono Putro itu kini tengah berlaga di Piala AFC 2018.

Oleh karena itu, Fadil bersyukur timnya punya agenda kompetisi lain yang membuat timnya tetap fokus menjalani latihan.

”Kalau buat kami yang ikut Piala AFC mungkin tak terlalu merugikan. Tetapi kami sebagai pemain juga butuh kejelasan dan tentu semua klub merasa hal yang sama. Mudah-mudahan saja bulan ini, liga akan mulai. Karena persiapan kami sebagai pemain sudah lama untuk menyambut liga," tambahnya.

Selain karena belum ada kecocokan dengan program Timnas Indonesia, kick-off mundur karena PT LIB ingin melunasi utang kepada klub. Kemungkinan Liga 1 baru akan dimulai antara 18-25 Maret 2018, yang sebelumnya harusnya bergulir 10 Maret.

Baca Juga: Partai Gerindra: Publik Tak Mau Jokowi Kembali Jadi Presiden

Load More