Suara.com - Persija Jakarta berencana menggelar satu pertandingan uji coba sebelum melawan Semen Padang pada laga tunda pekan ke-10 Liga 1 2019 pada 16 Oktober 2019.
Laga uji coba tersebut akan dilakukan buntut dari ditundanya dua pertandingan Pasukan Ibu Kota.
Persija seharunya dijadwalkan menjamu Persela Lamongan pada 2 Oktober lalu serta Borneo FC empat hari setelahnya. Namun, dua laga itu batal digelar karena tidak adanya izin dari pihak kepolisian.
Hal itu membuat Persija tidak ada pertandingan pada pekan lalu. Macan Kemayoran --julukan Persija-- baru akan main pada 16 Oktober mendatang menghadapi Semen Padang.
Untuk mengisi kekosongan lantaran tidak ada pertandingan, Ismed Sofyan dan kawan-kawan berencana melakukan uji coba. Laga uji coba rencananya bakal dilakukan sebelum melawan Semen Padang.
Hal ini seperti disampaikan oleh Asisten Pelatih Sudirman. Namun, siapa yang bakal dihadapi, Sudirman belum mau membocorkan.
"Untuk lawan, mungkin dari internal tim, karena kita tidak mau uji coba ini dipublikasikan dengan berlebihan. Karena kami ingin menentukan kualitas tim," kata Sudirman di lapangan PS AU, Halim Perdanakusuma, Senin (7/10/2019).
Bagi Sudirman uji coba sangat penting dilakukan. Apalagi, Persija baru ditangani oleh juru racik baru yaitu Edson Tavares.
"Kemarin kita sudah bicarakan masalah itu (uji coba), cuma mungkin waktunya. Tapi ini tertutup. Sebelum lawan Semen Padang pasti ada uji coba," ia menambahkan.
Baca Juga: Pelatih Edson Tavares Sudah Temukan Masalah di Persija
"Uji coba penting, karena pelatih ingin tahu kemampuan pemain, karena kan pada saat latihan dan bermain itu pasti beda, sehingga dia ingin tau karakter pribadi dari pemain-pemain itu," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Cukup Ganti Lantai, Rumah Langsung Terlihat Baru Jelang Ramadan dan Idulfitri
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
API Soroti Femisida dan Bias Hukum Jelang Hari Perempuan Internasional
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat