Suara.com - Arena Nationala, Bucharest, akan menjadi saksi duel hidup mati Prancis vs Swiss di babak 16 besar Euro 2020, Selasa (29/6/2021).
Pemenang pertandingan ini akan menghadapi pemenang laga Kroasia vs Spanyol yang akan digelar pada Senin (28/6/2021) malam WIB.
Sejarah panjang mengikuti duel Prancis vs Swiss di Euro 2020 kali ini. Tercatat, kedua tim sudah berhadapan sebanyak 38 kali di berbagai ajang, dengan Prancis mendominasi lewat 16 kemenangan dan 10 kali imbang.
Sementara Swiss, mereka mengalahkan Prancis sebanyak 12 kali.
Berikut lima fakta jelang pertandingan babak 16 besar Euro 2020 antara Prancis vs Swiss:
1. Di lima pertemuan terakhir Prancis tak terkalahkan oleh Swiss, dengan catatan satu kemenangan dan empat hasil imbang.
Salah satu hasil imbang tersebut terjadi di pertemuan terakhir kedua tim di Euro 2016 dengan skor 0-0.
2. Prancis tak terkalahkan dalam 10 laga terakhirnya di berbagai ajang (M7 S3 K0).
3. Bertabur bintang, Prancis hanya mendulang satu kemenangan dari tiga pertandingan fase grup Euro 2020.
Baca Juga: Prediksi Prancis Vs Swiss, Babak 16 Besar Euro 2020 29 Juni
Yaitu kemenangan tipis 1-0 atas Jerman di laga pertamanya di Grup F, 1-1 kontra Hungaria dan 2-2 kontra Portugal.
4. Sementara Swiss lolos ke fase gugur lewat jalur peringkat tiga terbaik setelah hanya mampu mendulang empat poin dari tiga pertandingan.
Satu-satunya kemenangan di Grup A diraih tim besutan Vladimir Petkovic di laga pamungkas menghadapi Turki, 3-1.
5. Meski membukukan satu kekalahan, satu imbang dan satu kemenangan di fase grup Euro, total dari 10 pertandingan terakhirnya Swiss hanya kalah satu kali (M7 S2 K1).
Berita Terkait
-
Oleh-oleh Suara.com dari Swiss: Hidup Tenang Tanpa Klakson, Begini Rasanya Slow Living di Zurich
-
Jerman Serukan Boikot, Prancis Pasang Badan untuk Piala Dunia 2026
-
Seskab Ungkap Percakapan Prabowo dan Zidane di Swiss, Bahas Rencana Besar?
-
Menlu Sugiono Sebut Dunia Sambut Positif Pidato 'Prabowonomics', Indonesia Naik Tingkat?
-
Momen Menarik saat Prabowo Lepas Sarung Tangan Demi Salami dan Beri Koin ke Pengawal Swiss
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat