Suara.com - FC Porto menjungkalkan tamunya dari Inggris, Arsenal dengan skor 1-0 pada laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2023/2024. Mengalahkan tim unggulan, pelatih Porto, Sergio Conceicao langsung melontarkan sindiran penuh sarkas pada manajer Arsenal Mikel Arteta.
Gol tunggal FC Porto lahir di penghujung laga lewat Galeno pada menit ke 90+4. Satu gol tersebut sudah cukup bagi tim elite Portugal itu untuk mengamankan kemenangan penting di Stadion Dragao, Kamis (22/2/2024) pagi WIB.
Porto sendiri memang tampil pragmatis sepanjang laga. Tim tuan rumah cuma punya 35 persen dalam statistik ball possession, namun permainan tim asuhan Sergio Conceicao terbukti efektif membuat Arsenal mentok sampai tak punya satu pun shot on target sepanjang pertandingan.
BACA JUGA: Hasil Liga Champions: Porto Tundukkan Arsenal Lewat Gol Tunggal Galeno di Menit Akhir
Usai laga, Mikel Arteta tampak jengkel bahkan sampai menyebut Porto asuhan Conceicao 'tidak berniat bermain.
Ketika ditanya tentang komentar Arteta, Conceicao membalas; "Itu sekadar opini. Mereka ingin bermain, kami ingin menang."
"Arteta berasal dari sekolah (Pep) Guardiola, yang merupakan pelatih dengan gelar terbanyak di dunia. Mereka berpikir bahwa cara terbaik untuk mengalahkan lawan mereka adalah dengan lebih banyak menguasai bola, tapi itu tergantung pada tim dan pemain yang mereka miliki,” sambungnya merujuk Arteta yang merupakan mantan asisten pelatih Pep Guardiola di Manchester City.
"Kami menguasai bola dengan sedikit, tapi itu bukan sebuah skandal. Saya tidak keberatan memiliki 30-70 persen dan menang juga. Itu semua tergantung pada apa yang Anda lakukan dengan bola dalam strategi yang ditentukan untuk mencetak gol," tukas eks winger Timnas Portugal itu seperti dilansir GOAL Intl, Kamis.
BACA JUGA: Sah Ambil Alih Saham Manchester United, Sir Jim Ratcliffe Langsung Kirim Warning buat Erik ten Hag
Baca Juga: Hasil Liga Champions Tadi Malam: Napoli vs Barcelona Imbang, Arsenal Tumbang
Di Dragao, Arsenal memang tidak memiliki ketepatan dan kelancaran seperti yang mereka tunjukkan di Liga Inggris selama setahun terakhir, dan khususnya dalam lima pertandingan terakhir di mana mereka mencetak total 21 gol.
Serangan-serangan The Gunners diblok oleh penampilan pertahanan yang luar biasa dari tim asuhan Conceicao.
Kedua belah pihak akan bertemu sekali lagi saat berduel di leg kedua babak 16 besar Liga Champions di London pada 12 Maret mendatang.
Tag
Berita Terkait
-
Raih Manajer Terbaik Premier League Januari 2026, Michael Carrick Tersipu Malu
-
Arsenal Disengat Brentford, Declan Rice: Gelar Juara Tak Datang dengan Mudah
-
Arsenal Ditahan Brentford, Arteta Panik? Penyakit Lama The Gunners Kambuh
-
Lemparan Jauh Brentford Buyarkan Kemenangan, Mikel Arteta Sesalkan Kurangnya Disiplin Arsenal
-
Arsenal Ditahan Imbang Brentford, Jarak Poin dengan Manchester City Semakin Tipis
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia