Suara.com - Belum cukup setelah menjatuhi Pemain PSM Makassar yaitu Yuran Fernandes larangan tampil selama 12 bulan, Komite Disiplin (Komdis) PSSI ternyata juga menghukum tim berjuluk Pasukan Ramang itu penyebabnya karena kipas angin.
Komdis PSSI menjatuhi sanksi kepada PSM Makassar setelah dianggap merusak fasilitas yang ada di stadion berupa meja dan kipas angin.
Oleh karena itu, Juku Eja diharuskan membayar denda sebesar Rp25 juta akibat tindakan tersebut.
Kejadian tersebut seperti tertuang dalam laporan Komdis yang dimuat di laman resmi PSSI.
Tim PSM Makassar disebut merusak fasilitas Stadion Maguwoharjo saat laga tandang menghadapi PSS Sleman dalam lanjutan pekan ke-32 Liga 1 2024/2025 pada 3 Mei lalu.
Meja dan kipas angin yang berada di ruang ganti di tempati PSM Makassar saat itu dirusak, sehingga ada denda harus dibayar sebesar Rp25 juta.
Sanksi tersebut seakan menambah kesialan tim asuhan Bernardo Tavares setelah pemain asingnya, Yuran Fernandes dihukum 12 bulan tidak bola bermain.
Itu setelah sang pemain membuat kata-kata tidak pantas di sosial media, kemudian memukul layar monitor VAR di Stadion Maguwoharjo.
"Membuat pernyataan secara tertulis melalui media sosial yang mendiskreditkan keputusan perangkat pertandingan dan Persepakbolaan Indonesia, serta memukul layar monitor VAR," tulis penryataan Komdis.
Baca Juga: Ciro Alves Dapat Sanksi Tambahan dari Komdis PSSI, Persib Ambil Langkah Ini
"Hukuman: larangan beraktivitas dalam kegiatan sepakbola di Indonesia selama 12 bulan, denda Rp25 juta."
Bukan cuma PSM Makassar saja yang dihukum Komdis PSSI karena sejumlah tim seperti PSS Sleman, Dewa United, Persebaya Surabaya, Arema FC, Persija Jakarta sampai bintang Persib Bandung Ciro Alves disanksi karena pelanggaran berbagai macam.
Berikut Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, Tanggal 8 Mei 2025
1. Sdr. Ciro Henrique Alves Ferreira E Silva (Pemain Persib Bandung)
- Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025
- Pertandingan: Malut United FC vs Persib Bandung
- Tanggal Kejadian: 02 Mei 2025
- Jenis Pelanggaran: menyikut pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung
- Hukuman: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda Rp.10.000.000,-
2. Tim Dewa United FC
- Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025
- Pertandingan: PS Barito Putera vs Dewa United FC
- Tanggal Kejadian: 02 Mei 2025
- Jenis Pelanggaran: sesi Post Match Press Conference Tim Dewa United FC dihadiri oleh pemain yang tidak dimainkan dalam pertandingan
- Hukuman: denda Rp. 25.000.000,-
3. Klub PSS Sleman
- Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025
- Pertandingan: PSS Sleman vs PSM Makassar
- Tanggal Kejadian: 03 Mei 2025
- Jenis Pelanggaran: terjadi penyalaan flare dalam jumlah banyak di tribun Selatan dan Timur, terdengar suara mercon sebanyak 3 kali di tribun Selatan yang semuanya dilakukan oleh penonton PSS Sleman.
- Hukuman: denda Rp. 200.000.000,-
4. Tim PSM Makassar
- Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025
- Pertandingan: PSS Sleman vs PSM Makassar
- Tanggal Kejadian: 03 Mei 2025
- Jenis Pelanggaran: adanya perusakan fasilitas meja dan kipas angin di ruang ganti Tim PSM Makassar
- Hukuman: denda Rp. 25.000.000,-
5. Sdr. Yuran Fernandes Rocha Lopes (Pemain PSM Makassar)
- Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025
- Pertandingan: PSS Sleman vs PSM Makassar
- Tanggal Kejadian: 03 Mei 2025
- Jenis Pelanggaran: membuat pernyataan secara tertulis melalui media sosial yang mendiskreditkan keputusan perangkat pertandingan dan Persepakbolaan Indonesia, serta memukul layar monitor VAR.
- Hukuman: larangan beraktivitas dalam kegiatan sepakbola di Indonesia selama 12 bulan; denda Rp. 25.000.000,-
6. Panitia Pelaksana Pertandingan Persik Kediri
- Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025
- Pertandingan: Persik Kediri vs Persebaya Surabaya
- Tanggal Kejadian: 05 Mei 2025
- Jenis Pelanggaran: gagal mengantisipasi kehadiran suporter Persebaya Surabaya.
- Hukuman: denda Rp. 25.000.000,-
7. Klub Persebaya Surabaya
- Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025
- Pertandingan: Persik Kediri vs Persebaya Surabaya
- Tanggal Kejadian: 05 Mei 2025
- Jenis Pelanggaran: adanya suporter Persebaya Surabaya sebagai suporter klub tamu yang hadir dalam pertandingan.
- Hukuman: denda Rp. 25.000.000,-
8. Klub Persis Solo
- Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025
- Pertandingan: Persis Solo vs Arema FC
- Tanggal Kejadian: 05 Mei 2025
-Jenis Pelanggaran: adanya pemasangan spanduk bertuliskan pesan provokatif yang dilakukan oleh penonton Persis Solo
- Hukuman: teguran keras.
9. Tim Arema FC
- Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025
- Pertandingan: Persis Solo vs Arema FC
- Tanggal Kejadian: 05 Mei 2025
- Jenis Pelanggaran: dalam pertandingan tersebut ada 6 orang pemain yang mendapatkan kartu kuning.
- Hukuman: denda Rp. 50.000.000,-
10. Klub Persija Jakarta
- Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025
- Pertandingan: Borneo FC Samarinda vs Persija Jakarta
- Tanggal Kejadian: 04 Mei 2025
-Jenis Pelanggaran: adanya suporter Persija Jakarta sebagai suporter klub tamu yang hadir dalam pertandingan.
- Hukuman: denda Rp. 25.000.000,-
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Hadapi Ratchaburi FC di GBLA, Frans Putros Ingin Buat Kejutan
-
Pep Guardiola: Dia Bukan John Stones yang Kita Kenal
-
Andik Vermansah Sarankan Satu Nama untuk John Herdman
-
Pemain Keturunan Solo-Bandung Ini Diprediksi Bakal Jadi Bintang Baru di MLS, Penerus Maarten Paes
-
Skandal Pemain Naturalisasi Ilegal Malaysia Terbongkar, PSSI Dituduh Dalang Pelaporan ke FIFA
-
Beckham Putra Pulih, Siap Bikin Ratchaburi FC Merana di Duel Hidup Mati GBLA Nanti!
-
Dean James dan Calvin Verdonk Kini Satu Atap, Apanya Tuh?
-
Borussia Monchengladbach Krisis: Minus Kevin Diks, Pemain Lain Dianggap Jadi Beban
-
3 Alasan Pelatih Ajax Belum Mau Mainkan Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes
-
Persija Menang di Bali, Ricky Nelson Sebut Strategi Macan Kemayoran Berjalan Sangat Sesuai Rencana