- Timnas Malaysia memanggil 29 pemain untuk Kualifikasi Piala Asia 2027 melawan Laos tanpa tujuh pemain warisan yang masih menunggu keputusan FIFA.
- Jordan Mintah, penyerang Kuching City FC yang baru dinaturalisasi, berpeluang debut bersama Harimau Malaya.
- Ramadhan Saifullah juga berpeluang tampil perdana, sementara Declan Lambert dan Junior Eldstal kembali ke skuad.
Suara.com - Pelatih Timnas Malaysia, Peter Cklamovski, memanggil 29 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan jelang dua laga Kualifikasi Piala Asia 2027 melawan Laos.
Dalam daftar kali ini, Cklamovski tidak menyertakan tujuh pemain naturalisasi yang tengah tersandung kasus FIFA. Status mereka baru akan ditentukan setelah proses banding Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) selesai.
Sebagai gantinya, skuad Harimau Malaya menyambut wajah baru. Penyerang Kuching City FC, Jordan Mintah, berpeluang menjalani debut bersama Malaysia setelah proses naturalisasinya rampung pada Agustus lalu.
Pengumuman resmi terkait status Mintah juga telah disampaikan oleh klubnya.
“Jordan Mintah kini sebagian daripada kita, rakyat Malaysia! Proses naturalisasi beliau telah selesai dan kini Jordan bisa didaftarkan sebagai pemain lokal,” tulis Kuching City FC dalam keterangan resmi.
Selain Mintah, rekan setimnya Ramadhan Saifullah juga mendapat kesempatan pertama dipanggil ke skuad nasional berkat performa impresif bersama Kuching City.
Beberapa nama lama pun kembali, di antaranya Declan Lambert yang terakhir tampil pada ASEAN Championship 2024, serta Junior Eldstal yang berpeluang kembali sejak Piala Asia 2023.
Malaysia akan menggelar latihan di Laos pada 6–8 Oktober sebelum menghadapi tuan rumah pada 9 Oktober. Setelah itu, mereka akan kembali ke Kuala Lumpur untuk melanjutkan persiapan jelang laga kedua kontra Laos di Stadion Nasional Bukit Jalil pada 14 Oktober.
Baca Juga: Vietnam Ajukan 2 Nama untuk Dinaturalisasi, Bakal Bermasalah seperti Malaysia?
Berita Terkait
-
Vietnam Ajukan 2 Nama untuk Dinaturalisasi, Bakal Bermasalah seperti Malaysia?
-
Klub Argentina Enggan Ikut Campur soal Imanol Machuca yang Disanksi FIFA
-
Skandal Naturalisasi Malaysia Memanas! FAM Ancam Seret FIFA ke CAS
-
Skandal Naturalisasi Memanas, Rodrigo Holgado Siap Lawan Sanksi FIFA
-
FAM Berkilah, Ngaku Belum Dapat Surat Resmi FIFA soal Hukuman
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana