- Jepang dikabarkan ingin keluar dari AFC dan membentuk Federasi Asia Timur.
- Langkah ini bisa memangkas jatah tiket Piala Dunia untuk Asia.
- Indonesia berpotensi gabung blok Jepang, Korea Selatan, dan Australia.
Meski begitu, ada sisi positif yang bisa diambil. Jika bergabung ke blok Asia Timur, Indonesia akan menghadapi lawan-lawan yang lebih seimbang dibanding dominasi tim-tim Timur Tengah seperti Arab Saudi, Iran, atau Qatar.
Negara seperti China, Thailand, Vietnam, dan Malaysia bisa menjadi rival utama Indonesia di kawasan ini.
Kompetisi regional pun berpotensi tumbuh lebih kompetitif sekaligus menantang.
4. Peta Kekuatan Asia Bisa Berubah Total
Sementara itu, nasib negara-negara Asia Tengah seperti Uzbekistan dan Tajikistan masih menjadi tanda tanya: apakah mereka akan bergabung ke blok Timur atau tetap berada di wilayah Barat?
Jika Jepang benar-benar merealisasikan niatnya, peta kekuatan sepak bola Asia akan berubah drastis.
Timnas Indonesia pun harus siap beradaptasi menghadapi babak baru dalam sejarah sepak bola Asia yang lebih ketat dan kompetitif.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Baca Juga: Lupakan Louis van Gaal, Akira Nishino Calon Kuat Jadi Pelatih Timnas Indonesia
Berita Terkait
-
Beda Nasib Timnas Indonesia Putra dan Putri di Drawing SEA Games 2025, Kenapa?
-
4 Pelatih BRI Super League Calon Pelatih Timnas Indonesia
-
Percuma! Elkan Baggott Mungkin Tak Bisa Kembali Jika STY Jadi Pelatih Timnas Indonesia Lagi
-
Alasan Pelatih Jepang Paling Cocok Gantikan Patrick Kluivert, Bukan dari Belanda Lagi
-
Marselino Ferdinan Tunjukkan Naluri Menyerang dalam Debut 45 Menit di AS Trencin
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Jatuh Tertimpa Tangga! Kalah dari Getafe, 3 Pemain Real Madrid Dijatuhi Sanksi Berat
-
Pelatih Brighton Tuding Arsenal Lakukan Cara Haram untuk Raih Kemenangan
-
Gennaro Gattuso Dianggap Juru Selamat untuk Italia Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Here We Go! Mees Hilgers Sudah Bisa Lari Lagi, Siap Bela Timnas Indonesia?
-
Cerita Istri Paulo Dybala Kontraksi di Tengah Laga Roma vs Juventus, Anak Pertama Lahir di Klinik
-
Masih Impresif di Usia 40 Tahun, Luka Modric Bikin Kaka Terkagum-kagum
-
Terjebak di UEA, Rekan Thom Haye Teriak Minta Tolong: Kami Punya Bayi, Keluarkan Kami dari Sini
-
Dewa United Tertinggal dari Manila Digger, Rafael Struick Duduk Manis di Bangku Cadangan
-
Pierluigi Collina Samakan VAR dengan Pernikahan: Awalnya Cinta Mati Lalu Ribut Kecil
-
Teka Teki Pelatih Real Madrid Musim Depan Ada Titik Terang, Eks Chelsea Jadi Kandidat Terkuat