-
Asisten Liverpool, Van Bronckhorst, menjadi kandidat pelatih Timnas Indonesia.
-
Laporan Inggris menyorot faktor keturunan Maluku sebagai daya tarik kepindahan.
-
Van Bronckhorst punya jejak prestasi cemerlang di Eropa.
Suara.com - Laporan dari media olahraga terkemuka Inggris memunculkan nama baru yang berpotensi mengisi posisi pelatih kepala Timnasl Indonesia yang tengah kosong.
Sorotan publik tertuju pada Giovanni van Bronckhorst, yang saat ini menjabat sebagai asisten pelatih klub raksasa Premier League, Liverpool.
Football Insider 247 mempublikasikan sebuah laporan yang menjadi pemicu spekulasi panas tersebut.
Berita tersebut secara spesifik mengulas kemungkinan kepindahan mantan kapten Timnas Belanda ini ke kursi panas Tim Garuda.
Laporan Football Insider 247 tersebut menggunakan judul yang menarik perhatian para penggemar sepak bola Indonesia.
Peluang mantan punggawa Arsenal dan Barcelona ini untuk melatih Indonesia didukung oleh beberapa faktor unik.
Salah satu alasan kuat yang disorot adalah garis keturunan yang dimiliki oleh Van Bronckhorst.
Sang pelatih terikat kuat dengan Indonesia karena ibunya berasal dari Maluku, menjadikannya memiliki darah Indonesia.
Football Insider 247 juga menggarisbawahi adanya hubungan historis yang mendalam antara sepak bola Indonesia dan Belanda.
Baca Juga: PSSI Banyak Maunya, Calon Pelatih Timnas Indonesia Dilarang Kaget
Fenomena pemain keturunan Belanda yang dinaturalisasi menjadi bagian dari skuad Timnas Indonesia saat ini juga menjadi poin penting yang dibahas.
"Indonesia memiliki kedekatan khusus dengan Belanda karena semakin banyaknya pemain naturalisasi keturunan yang lahir di Belanda dan kini memperkuat skuad Indonesia," tulis Football Insider 247.
Hubungan ini bisa menjadi jembatan bagi Van Bronckhorst untuk menerima tawaran dari PSSI.
Kursi pelatih utama Timnas Indonesia telah kosong selama lebih dari satu bulan.
Patrick Kluivert harus angkat kaki setelah kontraknya diputus menyusul hasil kurang memuaskan, yakni kegagalan Timnas melaju ke Piala Dunia 2026.
Van Bronckhorst saat ini adalah orang kepercayaan Arne Slot, pelatih baru Liverpool, di musim kompetisi saat ini.
Sebelum mendampingi Slot, Giovanni van Bronckhorst telah mengukir rekam jejak yang mengesankan sebagai juru taktik.
Ia tercatat pernah menjadi pelatih utama untuk klub-klub ternama Eropa dan Asia.
Klub-klub yang pernah dipimpinnya meliputi Feyenoord (Belanda), Guangzhou R&F (Tiongkok), Rangers FC (Skotlandia), dan Besiktas (Turki).
Dalam kariernya sebagai pelatih, Van Bronckhorst sukses mempersembahkan gelar Eredivisie kepada Feyenoord pada musim 2016/2017.
Ia juga meraih Piala KNVB dua kali bersama Feyenoord, yaitu pada 2015/2016 dan 2017/2018.
Saat menukangi Rangers FC, ia berhasil memenangkan Piala Skotlandia 2021/2022.
Prestasi terbarunya adalah memenangkan Piala Super Turki 2024 bersama Besiktas sebelum akhirnya berlabuh ke Liverpool.
Di Liga Inggris musim ini, Liverpool sedang menghadapi performa yang dianggap tidak memuaskan.
Kondisi ini membuat adanya spekulasi tentang kemungkinan Van Bronckhorst terbuka untuk opsi kepelatihan yang baru.
Pertimbangan untuk mengambil alih Timnas Indonesia menjadi realistis di tengah situasi yang kurang ideal di Anfield.
Peluang melatih tim nasional yang memiliki potensi besar dalam pengembangan di kawasan Asia Tenggara bisa menjadi tantangan menarik.
Tawaran dari PSSI untuk memimpin Timnas Indonesia bisa menjadi langkah signifikan berikutnya dalam karier kepelatihannya.
Pengalaman internasional dan keberhasilannya di berbagai liga Eropa menjadi modal utama yang sangat dibutuhkan oleh Tim Garuda.
Apabila kabar ini terealisasi, maka Van Bronckhorst akan membawa harapan besar bagi perkembangan sepak bola Indonesia.
Fans Timnas Indonesia kini menanti perkembangan resmi terkait sosok pengganti Patrick Kluivert.
Semua mata tertuju pada PSSI dan apakah Van Bronckhorst akan menjadi nahkoda baru bagi skuad Garuda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Julian Villa Menggila, Borneo FC Hajar Arema FC 3-1 di Segiri
-
Comeback dari Cedera Panjang, Ini Komentar Bek PSIM Yogyakarta Asal Belanda
-
Malaysia Dibantai Thailand 0-8, Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF Futsal Wanita 2026
-
2 Mantan Asisten Shin Tae-yong Kini Ramaikan Panggung Super League
-
Petinggi MU Dijatuhi Hukuman Usai Sebut Wasit FIFA Dipakai Mafia
-
Carlos Parreira Akui Kekuatan Persib Bandung, Tegaskan Madura United Tak Gentar
-
5 Kandidat Pemain Pria Terbaik di PSSI Awards 2026
-
PSSI Teledor! AFC Jatuhkan Denda Rp25 Juta Usai Timnas Indonesia U-23 Berlaga
-
Profil Anthony Lopes, Kiper FC Nantes yang Pura-pura Cedera Demi Rekan Setimnya Berbuka Puasa
-
Ole Romeny Masih Seret Gol, Pilihan Pertama Sebagai Timnas Indonesia Terancam