- Bernardo Tavares menerima tawaran melatih Persebaya Surabaya karena melihat reputasi klub tersebut sebagai tantangan besar.
- Tavares menyadari Persebaya adalah klub bersejarah dengan basis suporter fanatik yang sangat menuntut hasil maksimal.
- Ia akan memimpin latihan Persebaya pada 6 Januari 2026 dan debut melawan Malut United pada 10 Januari.
Suara.com - Di saat banyak pelatih mungkin berpikir dua kali, Bernardo Tavares justru melihatnya sebagai sebuah tantangan Ketika dapat tawaran untuk menjadi pelatih Persebaya Surabaya.
Bernardo Tavares sadar betul reputasi Persebaya Surabaya sebagai klub yang 'tidak ramah' bagi para juru taktik.
Alih-alih gentar, label 'kuburan pelatih"' itulah yang justru memantapkan hatinya untuk menerima pinangan Bajul Ijo.
Tavares bukanlah sosok yang buta akan kondisi Persebaya. Ia paham betul sejarah besar klub yang akan segera merayakan ulang tahun ke-100, basis suporter fanatik Bonek yang selalu menuntut hasil maksimal, dan tentu saja urusan gonta-ganti pelatih.
"Ini adalah klub yang akan merayakan ulang tahun ke-100 musim depan, klub dengan banyak penggemar dan yang, jika berprestasi baik secara olahraga, dapat dengan mudah mengisi stadion dengan 35.000 atau 40.000 orang," kata Bernardo Tavares dikutip dari Renascenca.
"Beberapa tahun terakhir ini tidak berjalan dengan baik karena biasanya terjadi banyak pergantian pelatih. Saya akan menjadi pelatih keempat musim ini," imbuhnya.
Ia bahkan tak segan membandingkan kultur sepak bola Indonesia dengan Brasil dalam hal kesabaran terhadap pelatih.
"Di negara ini, yang merupakan negara yang bahkan lebih buruk daripada Brasil. Saya tidak tahu negara mana pun yang sering mengganti pelatih. Bahkan Portugal pun tidak," ujar eks juru latih PSM Makassar ini.
"Klub yang akan saya tuju (Persebaya) dijuluki 'kuburan pelatih,' artinya ini bukan sembarang klub, ini klub dengan basis penggemar yang sangat menuntut," tambahnya lagi.
Baca Juga: Siap Bertanding, Beckham Putra Tak Takut Hadapi Persik Kediri
Lantas mengapa ia berani mengambil risiko yang telah memakan korban banyak pelatih bagus sebelumnya. Jawabannya sederhana, namun menunjukkan mentalitasnya yang luar biasa.
"Pelatih-pelatih bagus sudah pernah ada di sana dan mereka tidak bertahan lama. Jadi mengapa mengambil risiko ini? Saya suka tantangan," tambahnya dengan tegas.
Keberanian inilah yang kini menjadi harapan baru bagi Persebaya. Dengan Tavares yang akan mulai memimpin latihan pada Selasa (6/1/2026) dan debut yang sudah menanti di depan mata saat menjamu Malut United pada 10 Januari, publik menanti apakah sang penakluk tantangan ini benar-benar mampu mematahkan kutukan dan membawa Bajul Ijo kembali ke jalur juara.
Berita Terkait
-
Sukses Bikin Pep Guardiola Garuk-garuk Kepala, Pelatih Bau Kencur Chelsea Bilang Begini
-
Bos Persik Tolak Mentah-mentah Eks Persib Gabung Persija Jakarta
-
Duo Sayuri Dapat Pengakuan Disebut Layak Main di Liga Portugal
-
Konsisten, Malut United Sudah 11 Pertandingan Tidak Terkalahkan
-
Persib Bandung Merosot ke Posisi Empat, Ini Kata Bojan Hodak
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Emosi dan Air Mata Lionel Messi: Apa yang Argentina Lakukan Benar-benar Gila
-
Kalah Dramatis dari Argentina, Pelatih Mesir: Francois Letexier Rugikan The Pharaohs
-
Ulasan Taktik Cerdas Lionel Scaloni: Perubahan Berani di Babak Kedua Jadi Kunci
-
Presiden Argentina Histeris Lihat Comeback Dramatis Lionel Messi Cs
-
Lionel Scaloni Ungkap Dua M yang Bikin Argentina Comeback Kalahkan Mesir
-
Wanita yang Buat Kevin De Bruyne dan Courtois Tak Saling Sapa Lebih dari Satu Dekade
-
Hanya 1 Pemain Brasil yang Berani Pulang Kampung Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026
-
Tuding Argentina Menang Dibantu Wasit Francois Letexier, Pemain Mesir Bawa-bawa Tuhan
-
PBB Turun Tangan! Senator Paraguay yang Hina Rasis Mbappe Melawan Balik
-
Deretan Keputusan Kontroversial Wasit Francois Letexier di Laga Argentina vs Mesir