- Persija Jakarta resmi mengakhiri kontrak penyerang asing Gustavo Franca lebih awal pada bursa transfer paruh musim.
- Selama berseragam Persija, Gustavo Franca tampil 13 kali, mencetak satu gol dan satu assist di Super League.
- Persija telah merekrut Fajar Faturrohman dan Alaeddine Ajaraie sebagai pengganti sekaligus memperkuat skuad tim.
Suara.com - Persija Jakarta resmi berpisah dengan penyerang asingnya, Gustavo Franca, setelah kedua belah pihak sepakat untuk mengakhiri kerja sama lebih awal pada bursa transfer paruh musim.
Direktur Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, menyampaikan apresiasi kepada Franca atas kontribusinya selama membela Macan Kemayoran.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Gustavo Franca atas kontribusi, sikap profesional, dan komitmennya selama membela Persija. Setiap pemain yang datang ke Persija selalu membawa harapan, dan Franca telah berusaha menjawabnya dengan kerja keras," kata Mohamad Prapanca.
Prapanca menegaskan bahwa keputusan berpisah diambil secara baik-baik demi kepentingan bersama antara klub dan pemain.
"Keputusan ini diambil dengan saling menghormati dan demi kebaikan bersama. Kami berharap Franca semakin bersinar di klub barunya,” ujar Prapanca.
Sepanjang musim ini, Gustavo Franca mencatatkan 13 penampilan bersama Persija Jakarta dengan kontribusi satu gol dan satu assist di Super League.
Nama Franca sebelumnya sempat dikaitkan dengan Arema FC. Namun hingga kini, belum ada kepastian terkait langkah klub asal Malang tersebut untuk memboyong pemain asal Brasil itu ke Stadion Kanjuruhan.
Di sisi lain, Persija Jakarta terus bergerak aktif memperkuat komposisi skuad. Klub ibu kota itu telah mendatangkan bek Fajar Faturrohman serta penyerang asal Maroko, Alaeddine Ajaraie, untuk menambah kedalaman tim.
Saat ini, tim asuhan Mauricio Souza menempati peringkat ketiga klasemen sementara Super League dengan koleksi 35 poin, tertinggal tiga angka dari pemuncak klasemen Persib Bandung.
Baca Juga: Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro Meninggal Dunia, Kolaps Dipinggir Lapangan
Persija Jakarta dijadwalkan menjamu Madura United pada Kamis (23/1/2026) dalam lanjutan kompetisi Super League.
(Antara)
Berita Terkait
-
Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro Meninggal Dunia, Kolaps Dipinggir Lapangan
-
Siapa Alaeddine Ajaraie? Striker Anyar Persija Pencetak 77 Gol dari Maroko
-
Cedera ACL, Bek Arema FC Luiz Gustavo Akhiri Musim Lebih Cepat
-
9 Tahun Bersama dan Temani Sejak Liga 3, Yusuf Meilana Dilepas Persik Kediri
-
Jadwal Padat Persib di Asia, Manajemen Minta Laga Super League Diatur Ulang
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Mau Jersey Legendaris Pele saat Final Piala Dunia 1958? Cukup Siapkan Uang Segini
-
FIFA Harus Bertindak! Pemain Timnas Putri Palestina Diseret Israel ke Penjara
-
Belanda Takluk dari Aljazair, Alaram Bahaya De Oranje Jelang Piala Dunia 2026
-
Lepas Bek Layvin Kurzawa, Persib Bandung Ucap Pesan Menyentuh
-
Mengejutkan! Mirza Mustafic Tinggalkan Bali United, Ekspatriat Kedua yang Hengkang
-
Bawa Nama PSIM Yogyakarta, Rahmatzoda Merasa Terhormat Kembali ke Timnas Tajikistan
-
Menanti Magis Patrik Schick di Piala Dunia 2026: Bola Mati dan Kolektivitas Jadi Kunci Republik Ceko
-
Tanpa Sehelai Benang Model Brasil Tempeli Tubuhnya dengan Stiker Piala Dunia
-
Egy Maulana Vikri Tak Pilih-pilih Ajang, Siap Bela Timnas Indonesia di Piala AFF atau FIFA Matchday
-
Bukan Lagi Kuda Hitam! Revolusi Taktik dan Generasi Emas Jadikan Maroko Penantang Juara Piala Dunia