- Al Hilal Omdurman mencatat prestasi bersejarah menjuarai Liga Mauritania 2024-2025 saat bermain di pengasingan akibat perang saudara.
- Klub raksasa Sudan ini kini bersaing di liga Rwanda dengan target meraih gelar liga ketiga di negara berbeda.
- Selain di luar negeri, klub ini juga memenangkan turnamen kualifikasi resmi di Sudan untuk wakil Afrika.
Suara.com - Kisah luar biasa ditorehkan Al Hilal Omdurman. Klub raksasa Sudan itu mencatat pencapaian bersejarah dengan tetap berprestasi meski harus bermain di pengasingan akibat perang saudara di negaranya.
Tak bisa menggelar laga kandang di Sudan, Al Hilal justru menjelma menjadi tim kuat di pengungsian.
Al Hilal sukses menjuarai Liga Mauritania 2024-2025 sebagai tim undangan dan kini membidik gelar liga di Rwanda demi mencetak treble lintas negara dalam waktu kurang dari satu tahun.
Musim 2024-2025 menjadi bukti mental baja Al Hilal. Bermain sebagai tim tamu di Liga Mauritania, mereka mampu keluar sebagai juara, mengalahkan klub-klub tuan rumah yang secara regulasi dan atmosfer lebih diuntungkan.
Tak hanya itu, Al Hilal juga memenangkan turnamen khusus di Sudan yang menjadi ajang kualifikasi resmi untuk menentukan wakil negara di kompetisi antarklub Afrika.
Situasi perang saudara memaksa Al Hilal meninggalkan tanah kelahiran mereka. Klub ini harus mencari rumah baru demi menjaga ritme kompetitif pemain.
Selain Mauritania, laporan terbaru menyebut Al Hilal kini aktif bersaing di kompetisi liga Rwanda. Targetnya jelas, meraih gelar ketiga di negara berbeda dalam periode kurang dari setahun.
Raksasa Sudan yang Tak Tumbang
Al Hilal dikenal sebagai salah satu klub paling sukses dan berpengaruh dalam sejarah sepak bola Sudan.
Baca Juga: Kemenkeu Akui Perjanjian Dagang RI-AS Berpengaruh ke Penerimaan Negara
Tradisi panjang di kompetisi domestik dan Afrika membuat mereka terbiasa berada di level tertinggi.
Al Hilal Sports Club didirikan di Omdurman dan memiliki makna mendalam.
Kata Hilal berasal dari bahasa Arab yang berarti bulan sabit, simbol yang sarat nilai budaya dan religius.
Klub ini mengusung moto, Allah, Al-Watan, Al-Hilal (Tuhan, Tanah Air, Al Hilal), mencerminkan identitasnya sebagai klub rakyat dan bagian dari gerakan nasional Sudan.
Di kancah kontinental, Al Hilal dikenal memiliki rivalitas sengit dengan sejumlah raksasa Afrika, seperti, Al Ahly, TP Mazembe dan ES Tunis
Pertandingan melawan Al Ahly kerap berlangsung panas dan sarat tensi, bahkan sempat diwarnai ketegangan antarsuporter Sudan dan Mesir.
Berita Terkait
-
Kemenkeu Akui Perjanjian Dagang RI-AS Berpengaruh ke Penerimaan Negara
-
Bagaimana Cara Menjadi Warga Negara Inggris? Ini Syarat dan Prosedur yang Wajib Diikuti
-
Penerimaan Bea Cukai Anjlok 14% Jadi Rp 22,6 Triliun di Januari 2026
-
Purbaya Kejar Target Belanja Negara Rp 809 Triliun di Q1 2026 demi Ekonomi 6%
-
Kubu Gus Yaqut Persoalkan Kerugian Keuangan Negara Belum Jelas dalam Kasus Kuota Haji
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
3 Pemain Kunci Timnas Indonesia U-17 yang Siap Bikin Malaysia Merana di Stadion Joko Samudro
-
Timnas Iran Tegaskan Tetap Main di Piala Dunia 2026, Skenario Playoff Darurat Batal
-
Simon Grayson Bongkar Taktik Rumit John Herdman di Timnas Indonesia
-
Eks Manajer Sunderland Ungkap Alasan Mau Gabung Timnas Indonesia
-
Jadi Korban Paspoortgate, Nathan Tjoe-A-On Anggap NAC Breda Terlalu Membesarkan Masalah
-
Arteta Gerah Terus Dikritik, Minta Fans Arsenal Nikmati Proses
-
Ngeri! Wasit Ditembak saat Pimpin Pertandingan Tarkam, Pelaku Buron
-
Kerja Sama PSSI dan FFF, Timnas Putri Indonesia U-17 akan Ditempa di Prancis
-
Real Madrid Tersingkir, Jude Bellingham: Kartu Merah Camavinga Itu Lelucon!
-
Simon Grayson Ungkap Alasan Rela Jadi Asisten Pelatih John Herdman di Timnas Indonesia