-
Fadly Alberto meminta maaf secara terbuka atas aksi tendangan kungfu di laga EPA U-20.
-
Pemain Timnas U-20 ini menyesal telah merugikan klub dan mencoreng nama baik Garuda Muda.
-
Fadly menyatakan kesiapan menerima sanksi tegas dari Komite Disiplin PSSI akibat tindakan brutalnya.
Suara.com - Fadly Alberto Hengga secara terbuka mengakui tindakan kekerasan lapangan yang ia lakukan saat membela Bhayangkara FC U-20.
Pemain sayap muda ini menyampaikan penyesalan mendalam setelah melancarkan tendangan gaya kungfu kepada penggawa Dewa United U-20.
Langkah permintaan maaf ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral atas perilaku yang dinilai mencoreng nilai sportivitas.
Insiden tersebut terjadi di tengah tensi tinggi kompetisi Elite Pro Academy (EPA) Super League U-20 musim 2025/2026.
Fadly menyadari bahwa emosi sesaat tersebut tidak hanya merugikan lawan tetapi juga reputasi pribadinya sebagai pesepak bola.
Melalui media sosial resminya, pemain berusia 17 tahun ini menyampaikan permohonan maaf khusus kepada korbannya, Rakha Nurkholis.
"Saya Fadly Alberto Hengga, pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC U-20. Dengan sadar, saya memohon maaf dan menyesal atas perbuatan bodoh saya saat pertandingan melawan Dewa United Banten FC U-20," kata Fadly Alberto.
Ia merasa sangat bersalah karena tindakan fisik tersebut sangat membahayakan keselamatan pemain lawan di area pertandingan.
"Secara khusus, saya meminta maaf kepada Rakha Nurkholis dan tim Dewa United U-20 atas perbuatan bodoh saya menendang Rakha Nurkholis," jelasnya.
Baca Juga: Komnas Perempuan Bongkar Pola Predator Seksual: Satu Pelaku Kerap Beraksi Berulang!
Penyesalan ini juga dialamatkan kepada manajemen klub yang kini harus menanggung dampak negatif dari perilaku indisipliner tersebut.
Fadly yang merupakan langganan skuad asuhan Nova Arianto menyadari bahwa tindakannya membawa beban buruk bagi nama negara.
"Dan untuk tim Bhayangkara Presisi Lampung FC, saya meminta maaf kepada pimpinan dan manajemen Bhayangkara Presisi Lampung FC serta seluruh jajaran pelatih dan rekan setim karena telah merugikan tim," imbuh Fadly Alberto.
Sebagai aset muda Indonesia, ia merasa gagal menjaga martabat jersey merah putih yang selama ini ia kenakan.
"Dan untuk Tim Nasional Indonesia, saya meminta maaf karena perbuatan saya mencoreng nama baik Tim Nasional Indonesia," tuturnya.
Kini posisi Fadly di skuad Garuda Muda dilaporkan berada di ujung tanduk menyusul evaluasi ketat dari tim pelatih.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Klasemen Piala AFF U-19: Timnas Indonesia Wajib Menang Besar atas Timor Leste demi Gusur Vietnam
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Sesi Potret Erling Haaland Jelang Piala Dunia 2026 Panen Kritik Dianggap Fasis dan Neo Nazi
-
Gaya Rambut Piala Dunia Paling Ikonik: Mohawk Beckham, Kuncung Ronaldo hingga Blonde Neymar
-
Hasil Timnas Indonesia vs Oman di Babak I: Garuda Unggul 2-0 Lewat Gol Hubner dan Ole Romeny
-
Wonderkid Persija Arlyansyah Sambut Antusias Kehadiran Adidas Home of Football di Jakarta
-
Analisis Kekuatan Jepang di Piala Dunia 2026: Andalkan Sistem Tiga Bek Demi Akhiri Kutukan 16 Besar
-
Sosok Muhammad Taqi: Wasit Laga Timnas Indonesia vs Oman yang Penuh Kontroversi?
-
TimnasDay! Timnas Indonesia Kick Off Lawan Oman Malam Ini, Berapa Gol yang Tercipta?
-
Analisis Kekuatan Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Fleksibilitas Taktik Jadi Kunci
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Oman, Emil Audero Starter, Ole Romeny Pimpin Lini Depan
-
Piala Dunia 2026: Lionel Messi dan Ronaldo Raih Lencana Spesial FIFA World Cup Legacy