SUARA CIANJUR - Sampah memang selalu menjadi masalah utama diberbagai negara, termasuk Singapura. Menghadapi masalah terkait sampah dan limbah terus bertambah setiap tahunnya akibat pertumbuhan populasi dan konsumsi manusia yang meningkat.
Negara tetangga ini dikenal sebagai negara yang disiplin akan kebersihan, bahkan sampah puntung rokok yang dibuang sembarang saja bisa membuat kamu kena denda.
Pengelolaan sampah yang baik dan kerjasama antara masyarakat dengan pemerintah menjadi kunci utama dalam menyelesaikan masalah sampah. Dalam mengelola sampah, Singapura memiliki keunggulannya sendiri.
Bayangkan saja, negeri singa tersebut membuang sampah dalam satu hari. Bagaimana cara melakukannya?
Pertama, sampah yang ada akan dikumpulkan oleh petugas kebersihan, truk pengumpul sampah akan membawanya ke tempat khusus pengolahan yang dilengkapi dengan cerobong asap seperti pabrik.
Didalam tempat tersebut, sampah dibakar (insenerasi) setiap hari tanpa henti menggunakan suhu 1000 derajat celcius hingga menjadi abu.
Uniknya, abu hasil dari insenerasi tersebut diolah lagi menjadi sumber tenaga listrik bagi rumah penduduk.
Asap yang dihasilkan dari pembakaran tidak langsung keluar dari cerobong asap, namun akan diproses dan disaring lagi sehingga asap yang keluar merupakan udara yang bersih, bahkan disebut sebagai udara yang lebih bersih dari udara yang aman dihirup oleh manusia.
Selain itu, sisa abu dari pembakaran akan dibawa ke pulau buatan dan dibuang kedalam air khsus yang tidak mencemari lingkungan laut.
Kecanggihan ini sebetulnya dapat diserap oleh Indonesia, dengan catatan seluruh lapisan masyarakat berkomitmen untuk saling bekerja sama. (*)
(*/Haekal)
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus
-
57 Persen Galon Guna Ulang Melampaui Batas Pakai, DPR: Masyarakat Jangan Dibodohi Soal Bahaya BPA
-
PTBA Perkuat Program Pemberdayaan Masyarakat, Bidik Dampak Nyata dan Berkelanjutan
-
Transportasi Umum Palembang Dinilai Mundur, Surat Terbuka untuk Ratu Dewa: Kritik Kami Dibungkam
-
Frustasi! Vinicius Jr Buka Suara Usai Kegagalan Brasil di Piala Dunia 2026
-
Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar
-
Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!
-
816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta
-
Dari Ngopi hingga Belanja, Ini Alasan Transaksi Digital Kian Jadi Andalan Sehari-hari
-
Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature