/
Senin, 05 September 2022 | 18:49 WIB
Foto Kolase, Kantor Komnas Perempuan di Jalan Latuharhary 4B, Jakarta (Twitter @KomnasPerempuan). Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi dalam rekonstruksi. (Twitter @KomnasPerempuan/Suara.com)

“Malu kalian sama ibunya brigadir J, tersangka kok dibela,” lanjut @souless****

“11-12 sama komnas ham. Gak guna!” timpal @TheRe***

“Ya anggap ja komnasham bapaknya, komnas perempuan ibunya, kak seto anaknya wkwkwk. jadi deh keluarga sesat,” tulis @Dongolah*****

“Daripada buka suara mending buka puasa aja bapak ibuk yang terhormat yang katanya menjunjung tinggi hak asasi manusia,” kata @iyaind****

“Ilangin aja nih akun ga guna,” kata @himawan*****.

Hampir semua cuitan-cuitan Komnas Perempuan mendapat replay yang buruk. Termasuk ketika Twitter Komnas Peremepuan memberikan tautan siaran pers gerak bersama dalam data tentang Laporan Sinergi Database Kekerasan Terhadap Perempuan.

“LEMBAGA SAMP** TEBANG PILIH LU BAB*,” kata @Pahlawanbacod. (*)

Load More