Depok.suara.com - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka terlihat protes kepada seorang warganet yang mementionnya soal masalah di daerahnya. Gibran terlihat bingung dengan cuit seorang warganet tersebut.
Hal ini bermula saat seorang warganet dengan akun @heiydey mentweet tentang masalah di daerahnya yakni di Kota Cirebon. Dirinya mengeluhkan adanya jalanan yang masih rusak.
"Ijin berkeluh kesah untuk pihak yg berwenang banyak warga yg mengeluh setiap lewat jalan ini trmsuk saya krna kondisi jalan rusak parah, padahal jln ini jalanan nya kawasan industri tpi keadaan rusak bgini udh bertahun2 blm ada perbaikan yg bnr2 layak @ridwankamil @gibran_tweet," jelasnya.
Gibran Rakabuming Raka yang membaca tweet tersebut lantas bingung karena Cirebon tidak masuk ke dalam wilayahnya. Dirinya lantas mempertanyakan hal tersebut.
"Kenapa saya ditag?" ujar Gibran.
Banyak warganet yang merespon hal tersebut dengan berkelakar. Mereka tidak heran bila banyak warganet yang mengeluh kepada Gibran karena pamornya.
Walau begitu ada juga warganet yang memberikan pandangan bahwa hal tersebut sebagai pengingat. Agar di wilayah Solo tidak terjadi hal seperti itu.
"Apapun masalahnya, dmnpun daerahnya, tag mas gibran solusinya," tawa warganet.
"Krn Mas Wali adl walikota sak endonesiah, Mas," papar warganet lain.
"Biar di wilayah Mas Wali ga seperti itu.
Ada baiknya juga Mas Wali ditag
@gibran_tweet," jelas warganet tersebut.
Gibran pun menanggapi santai pertanyaan dari warganet ini. Dirinya bahkan sampai meminta maaf.
"Ya pak. Maaf saya salah," tegasnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
PHK di Industri Kendaraan Niaga Indonesia Segera Terjadi Jika Impor Truk China Tak Dibatasi
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar
-
Siswa di Siak Meninggal saat Praktik Sains, Polisi Selidiki Bubuk Hitam-Potongan Besi
-
3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan
-
Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Anggota DPR Soroti Tragedi Siswa SMP di Siak Meninggal saat Praktik: Saya Tak Habis Pikir
-
HUT ke-45 PTBA Lebih Bermakna, Aksi Donor Darah Libatkan Banyak Pihak