Orang yang pertama kali menyelamatkan David Ozora (17) disebut-sebut kini mengalami trauma kala mengingat aksi brutal Mario Dandy Satriyo saat menganiaya remaja berusia 17 tahun itu.
Hal itu disampaikan pengacara N dan suaminya R, Muannas Alaidid.
Sosok N disebut-sebut menjadi penyelamat David dan kini diklaim menjadi saksi kunci atas kasus penganiayaan sadis Mario Dandy. N tak lain adalah ibu dari rekan David.
Muanas awalnya menceritakn detik-detik ketika N mengangkat tubuh David usai dianiaya Mario Dandy. N juga sempat berteriak "Woi" untuk menghentikan aksi keji Mario Dandi kepada anak pengurus GP Ansor Jonathan Latumahina itu.
"Pas peristiwa itu kan dia (N) yang mengangkat tubuh korban," kata Muannas seperti dikutip dari Suara.com, Jumat (10/3).
Muannas juga menyebut N sempat melihat tubuh David yang babak belur setelah dihajar Mario Dandy.
"Kemudian melihat kondisi korban di lokasi," tutur Muannas.
Akibatnya, N kini disebut mengalami trauma pasca kejadian tersebut, terkhusus jika kembali mengingat ulang.
"Masih sering suka nangis kalau dia menceritakan ulang peristiwa itu," kata dia.
Baca Juga: Uji Kesabaran, Rayyanza Belajar Masukkan Kunci Pintu Bareng Sus Rini
Teriakan Penyelamat David
Sebelumnya, polisi menyebut Mario Dandy Satriyo baru berhenti menganiaya David setelah mendengar teriakan 'Woi'. Teriakan tersebut bersumber dari seorang ibu dari teman David berinisial R.
"Jadi terhentinya perbuatan ini dengan ada satu suara itu, suara seorang ibu, ibu N. Karena anak D sebagai korban itu bermain di rumah temannya R dan itu ibunya dari anak R," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko kepada wartawan, Senin (6/3/2023).
Free Kick
Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi menyebut Mario sempat berteriak free kick sebelum menendang kepala David. Penganiayaan ini dilakukan lebih dari sekali.
"Ada kata-kata free kick, (bilang) free kick, baru ditendang ke arah kepala seperti tendangan penalti, ya, ataupun tendangan bebas," kata Hengki saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Kamis (2/3/2023).
Berita Terkait
-
Mario Dandy, Shane dan AG Bakal Peragakan 23 Adegan Rekonstruksi Kasus Penganiayaan David Siang Ini
-
Polisi Gelar Rekonstruksi di Perumahan Elite Jaksel, Mario Dandy, Shane dan Agnes Bakal Peragakan Detik-detik Penganiayaan David Ozora
-
Baru Sebulan Berpacaran, Mario Dandy Ternyata Kenal Agnes saat Masih jadi Pacar David
-
Ini Deretan Artis yang Punya Rubicon: Azka Corbuzier Enggan Pamer Kayak Mario Dandy
-
Agnes Gracia Dibilang Manipulatif Usai Chat yang Diduga Miliknya dengan David Beredar: Tak Ada Bukti Pelecehan
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Kecelakaan Maut Innova Anggota DPR di Tol Paspro Diduga Akibat Microsleep
-
Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur
-
Sumsel Siapkan Lompatan Ekonomi Baru lewat Task Force Investasi
-
Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?
-
Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis
-
Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama
-
Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital
-
Urutan Bacaan saat Menyembelih Sapi atau Kambing Kurban, Dari Basmalah hingga Doa Keberkahan
-
Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru
-
Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok